Mahasiswa HI UMM Dampingi Rapat Pembahasan Sister Province Jawa Barat-Shizuoka, Jepang

Mahasiswa Center of Excellence (CoE) Kelas Profesional Paradiplomasi dampingi Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat melakukan rapat pembahasan sister province dengan Prefektur Shizuoka, Jepang pada hari Jumat (7/2). Ilham Pradisia Utama dan Bimo Suryo Nugroho, mahasiswa magang penempatan Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, berbagi cerita pengalamannya pada periode awal magang. Sejauh ini, mereka tidak hanya terlibat dalam kegiatan administratif seperti mencatat notulensi rapat dan menyusun dokumen, namun juga melakukan riset pemetaan potensi Jawa Barat untuk pengembangan kerja sama dengan wilayah lain. Meski terkesan sebagai langkah kecil, hasil pemetaan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menjalin kerja sama di masa mendatang. Melihat kondisi tersebut, mereka juga memproyeksikan riset terkait kerja sama internasional yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Barat. “Proyeksi riset ke depan mungkin lebih mengarah ke langkah promosi hasil yang diperoleh dari paradiplomasi dan kajian dampak dari program-program yang telah dijalankan,” urai Ilham. “Langkah ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya. Ke depannya, kedua mahasiswa magang ini akan dipindahkan ke Divisi Kerja Sama Pemprov. “Tugas-tugas kami diberikan secara bertahap, tidak langsung dipindahkan semua. Ke depannya, kami akan dipindahkan ke divisi kerja sama yang memang relevan dengan latar belakang Hubungan Internasional, khususnya di subdivisi kerja sama internasional,” urai Bimo saat diwawancarai. Melalui program magang ini, mahasiswa CoE Kelas Profesional Paradiplomasi tidak hanya mendapatkan pengalaman praktis dalam birokrasi, melainkan juga berkesempatan untuk memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kerja sama internasional di tingkat daerah. Pengalaman mendampingi rapat kerja sama sister province dengan Prefektur Shizuoka menjadi salah satu bukti nyata keterlibatan mahasiswa dalam proses paradiplomasi di Jawa Barat. (fal)

18 Mahasiswa CoE Kelas Profesional Paradiplomasi Jembatani Kerja Sama Luar Negeri Pemerintah Daerah

Praktik Kerja Lapangan Center of Excellence (CoE) Kelas Profesional Paradiplomasi kembali bergulir di awal tahun ini. Sebanyak 18 mahasiswa akan turut serta dalam kegiatan magang ini. Para mahasiswa akan ditempatkan di sederet Pemerintah Daerah, antara lain: Bandung, Jember, Surabaya, dan Surakarta. Tidak hanya itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Kantor Biro Pemerintahan Provinsi Jatim, dan Jabar juga menjadi opsi penempatan mahasiswa. Sebelum terjun ke lapangan, para mahasiswa juga dibekali dengan pemahaman dan wawasan. Fundamental seperti pemahaman terkait mekanisme paradiplomasi, peranan substate actor, regulasi dan undang-undang, dan inventarisir potensi daerah. Testimoni masa awal magang diungkapkan oleh As Syifa Hasna Tsaabitah, mahasiswi yang ditempatkan di Kantor Bagian Kerja Sama Kota Bandung. Mendampingi rapat para eselon merupakan pengalaman pertama yang ia rasakan sebagai mahasiswa magang. “Kami mengikuti rapat pembahasan kerja sama Kota Bandung dengan Kota Kawasaki dan Kota Hamamatsu di Jepang. Kerja samanya meliputi launching beasiswa di bidang kesehatan,” ungkapnya. Dengan adanya diskusi perihal kerja sama luar negeri daerah, para mahasiswa Kelas Profesional Paradiplomasi diharapkan menjadi jembatan penghubung antara pihak internal dan eksternal. Sejalan dengan pemaparan PIC Kelas Profesional Paradiplomasi, Haryo Prasodjo, M.A, kerja sama antara akademisi dan birokrat merupakan kombinasi yang berbahaya. Kedua belah pihak dapat bekerja sama untuk merumuskan kebijakan kerja sama yang berorientasi pada kepentingan publik. Sebagai langkah konkret dalam mewujudkan kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintahan, Praktik Kerja Lapangan CoE Kelas Profesional Paradiplomasi memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses paradiplomasi di berbagai daerah. Melalui program ini, diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya memahami konsep teoretis, namun juga memiliki kemampuan praktis dalam menjalin kerja sama internasional di tingkat daerah. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman lapangan yang didapat, para mahasiswa ini kelak dapat berkontribusi nyata dalam memajukan diplomasi daerah dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia.

Mahasiswa Prodi HI Universitas Muhammadiyah Malang Jadi Delegasi dalam Youth Diplomacy Forum di Jakarta

Jakarta, 14 Januari 2025 – Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang, Romil Sahab Putra dan Infitahul Khoir, terpilih sebagai delegasi dalam Youth Diplomacy Forum atau Simulasi Diplomatik Model OIC (MOIC). Acara ini diselenggarakan oleh OIC (Organisation of Islamic Cooperation) Youth Indonesia bekerja sama dengan Islamic Cooperation Youth Forum (ICYF) di Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI), Masjid Istiqlal, Jakarta. Forum ini diikuti oleh 67 mahasiswa dari berbagai universitas serta dihadiri oleh delegasi dari negara-negara anggota OKI. Dengan tema “The OIC’s Responsibility Through Youth Role in Promoting Interfaith Dialogue”, forum ini membahas pentingnya dialog lintas agama dalam menciptakan perdamaian dan pemahaman global. Para peserta terlibat dalam diskusi dan debat yang membangun, memperdalam wawasan mereka tentang misi diplomatik OIC. MOIC merupakan simulasi diplomasi yang meniru dinamika pertemuan resmi OIC, di mana peserta berperan sebagai delegasi negara-negara anggota OIC. Mereka mendiskusikan isu-isu global seperti perdamaian, dialog lintas agama, pendidikan, dan pembangunan ekonomi. Forum ini bertujuan memperkenalkan generasi muda pada mekanisme kerja Organisasi Kerjasama Islam (OKI/OIC) sekaligus membangun pemahaman mereka mengenai tantangan global di dunia Islam. Peran Pemuda dalam Diplomasi Lintas Agama Dalam forum ini, ditekankan peran strategis pemuda dalam mendorong dialog lintas agama sebagai salah satu jalan menciptakan harmoni global. Peserta juga mendapatkan pelatihan untuk mengasah keterampilan diplomasi mereka, yang diharapkan dapat diterapkan dalam menyelesaikan berbagai tantangan dunia di masa depan. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk memperkuat peran pemuda dalam diplomasi internasional dunia Islam serta merayakan pencapaian Indonesia menjelang usia seratus tahun kemerdekaannya. Forum ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Indonesia dan negara-negara anggota OIC serta memberikan dampak positif bagi perdamaian dan kesejahteraan umat Islam secara global. Pelantikan Kepengurusan OIC Youth Indonesia 2024-2029 Acara dibuka tepat pukul 10.11 WIB dengan sambutan dari tamu istimewa, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Ketua Panitia, Adlan Al Mizan Athori, memberikan sambutan awal, kemudian disusul dengan Astrid Nadya Rizqita yang mengumumkan kepengurusan OIC Youth Indonesia periode 2024-2029. Salah satu momen penting dalam acara ini adalah pelantikan kepengurusan baru yang berlangsung dengan penuh khidmat. Setelah pelantikan, sesi foto bersama dilaksanakan dengan melibatkan para pengurus OIC Youth Indonesia dan tamu undangan. Video profil OIC turut diputar untuk memberikan gambaran lebih dalam mengenai visi dan misi organisasi tersebut. Astrid Nadya Rizqita, selaku Ketua OIC Youth Indonesia, dalam pidato sambutannya menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat hubungan diplomatik serta membangun jaringan pemuda dunia Islam. Acara juga mencakup penandatanganan surat kerja kepemimpinan serta pemberian penghargaan kepada anggota berprestasi. Para tamu VVIP menerima cinderamata sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi mereka. Kehadiran Tokoh-Tokoh Diplomatik dan Pejabat Internasional Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Presiden Islamic Youth Forum (ICYF), Taha Ayhan; Dewan Pembina OIC, Ahmad Fauzan; serta beberapa duta besar negara sahabat seperti H.E Talip Küçükcan (Republik Turki), H.E. Zuhair Al-Shun (Palestina), H.E. Abdelouahab Osane (Aljazair), dan H.E. Yassir Mohamed Ali Mohamed (Sudan). Hadir pula perwakilan dari berbagai kedutaan besar serta tokoh nasional seperti Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI, Prof. Bunyan Saptomo, dan Ketua Umum Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), Margaret Aliyatul Maimunah. Dengan suksesnya penyelenggaraan forum ini, diharapkan para peserta dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang didapat dalam membangun dunia yang lebih harmonis melalui diplomasi lintas agama dan kerja sama internasional.

Jadwal Sidang Akhir dan Seminar Proposal Bulan Januari 2025

Berikut adalah jadwal sidang dan seminar proposal untuk bulan Januari 2025 (Sidang untuk Pelaporan Yudisium Periode I Tahun 2025). Mohon bagi mahasiswa yang terjadwal dapat mempersiapkan dirinya, dan membaca tata tertib ujian yang tertera pada menu Akademik – PKN & TA – Tugas Akhir – Tata Tertib Pelaksanaan Seminar Proposal dan Ujian Akhir.

Peserta Yudisium Periode I Tahun 2025

HALO! Pertama-tama, kami ucapkan selamat kepada mahasiswa/i yang terdata menjadi Peserta Yudisium Periode I Tahun 2025! Selamat karena usaha teman-teman sudah terbayarkan, dan semoga apa yang telah dilalui dapat menjadi manfaat dan berkah. Berikut juga kami sampaikan informasi yang perlu dipahami untuk memperjelas informasi yang simpang siur mengenai Bebas Tanggungan: Bebas Tanggungan sebenarnya tidak ada kaitannya dengan Yudisium, melainkan dengan pengambilan IJAZAH dan WISUDA. Bebas Tanggungan adalah salah satu syarat untuk mengambil Ijazah, dan mendaftar wisuda. Jadi, mengapa disarankan untuk segera mengurus Bebas Tanggungan sebelum pelaksanaan Yudisium? Karena pendaftaran wisuda dibuka untuk seluruh program pendidikan dari sarjana, magister, sampai dengan doktoral. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pendaftaran wisuda adalah sistem ‘siapa cepat, dia dapat’. Bebas Tanggungan di urus di Perpustakaan, Lab. HI yang ketentuannya dapat dicek di masing-masing website tersebut, serta melakukan pembayaran untuk beberapa hal lainnya yang akan disampaikan di group Wisudawan. Jika seluruh persyaratan Bebas Tanggungan telah selesai, teman-teman cukup dengan mengonfirmasi ke Call Center Prodi HI di +62 811-3332-0110 dengan menunjukkan bukti Bebas Tanggungan, dan menyertakan Nama serta NIMnya. Semoga, informasi ini dapat dipahami dan tidak lagi menyebabkan simpang siurnya informasi mengenai Bebas Tanggungan. Daftar Peserta Yudisium Periode I Tahun 2025 dapat dilihat pada: Jika masih memiliki pertanyaan, silakan menghubungi Call Center Prodi HI melalui WhatsApp maupun Line.

Jadwal Sidang Akhir dan Seminar Proposal Bulan Desember 2024

Berikut adalah jadwal sidang dan seminar proposal untuk bulan Desember 2024 (Sidang untuk Pelaporan Yudisium Periode I Tahun 2025). Mohon bagi mahasiswa yang terjadwal dapat mempersiapkan dirinya, dan membaca tata tertib ujian yang tertera pada menu Akademik – PKN & TA – Tugas Akhir – Tata Tertib Pelaksanaan Seminar Proposal dan Ujian Akhir.

Peserta Yudisium Periode VI 2024

HALO! Pertama-tama, kami ucapkan selamat kepada mahasiswa/i yang terdata menjadi Peserta Yudisium Periode I Tahun 2025! Selamat karena usaha teman-teman sudah terbayarkan, dan semoga apa yang telah dilalui dapat menjadi manfaat dan berkah. Berikut juga kami sampaikan informasi yang perlu dipahami untuk memperjelas informasi yang simpang siur mengenai Bebas Tanggungan: Bebas Tanggungan sebenarnya tidak ada kaitannya dengan Yudisium, melainkan dengan pengambilan IJAZAH dan WISUDA. Bebas Tanggungan adalah salah satu syarat untuk mengambil Ijazah, dan mendaftar wisuda. Jadi, mengapa disarankan untuk segera mengurus Bebas Tanggungan sebelum pelaksanaan Yudisium? Karena pendaftaran wisuda dibuka untuk seluruh program pendidikan dari sarjana, magister, sampai dengan doktoral. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pendaftaran wisuda adalah sistem ‘siapa cepat, dia dapat’. Bebas Tanggungan di urus di Perpustakaan, Lab. HI yang ketentuannya dapat dicek di masing-masing website tersebut, serta melakukan pembayaran untuk beberapa hal lainnya yang akan disampaikan di group Wisudawan. Jika seluruh persyaratan Bebas Tanggungan telah selesai, teman-teman cukup dengan mengonfirmasi ke Call Center Prodi HI di +62 811-3332-0110 dengan menunjukkan bukti Bebas Tanggungan, dan menyertakan Nama serta NIMnya. Semoga, informasi ini dapat dipahami dan tidak lagi menyebabkan simpang siurnya informasi mengenai Bebas Tanggungan. Daftar Peserta Yudisium Periode VI Tahun 2024 dapat dilihat pada: Jika masih memiliki pertanyaan, silakan menghubungi Call Center Prodi HI melalui WhatsApp maupun Line.

Jadwal Sidang Akhir dan Seminar Proposal Bulan November 2024

Berikut adalah jadwal sidang dan seminar proposal untuk bulan Desember 2024 (Sidang untuk Pelaporan Yudisium Periode VI Tahun 2024). Mohon bagi mahasiswa yang terjadwal dapat mempersiapkan dirinya, dan membaca tata tertib ujian yang tertera pada menu Akademik – PKN & TA – Tugas Akhir – Tata Tertib Pelaksanaan Seminar Proposal dan Ujian Akhir.

Peserta Yudisium Periode V Tahun 2024

HALO! Pertama-tama, kami ucapkan selamat kepada mahasiswa/i yang terdata menjadi Peserta Yudisium Periode V Tahun 2024! Selamat karena usaha teman-teman sudah terbayarkan, dan semoga apa yang telah dilalui dapat menjadi manfaat dan berkah. Berikut juga kami sampaikan informasi yang perlu dipahami untuk memperjelas informasi yang simpang siur mengenai Bebas Tanggungan: Bebas Tanggungan sebenarnya tidak ada kaitannya dengan Yudisium, melainkan dengan pengambilan IJAZAH dan WISUDA. Bebas Tanggungan adalah salah satu syarat untuk mengambil Ijazah, dan mendaftar wisuda. Jadi, mengapa disarankan untuk segera mengurus Bebas Tanggungan sebelum pelaksanaan Yudisium? Karena pendaftaran wisuda dibuka untuk seluruh program pendidikan dari sarjana, magister, sampai dengan doktoral. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pendaftaran wisuda adalah sistem ‘siapa cepat, dia dapat’. Bebas Tanggungan di urus di Perpustakaan, Lab. HI yang ketentuannya dapat dicek di masing-masing website tersebut, serta melakukan pembayaran untuk beberapa hal lainnya yang akan disampaikan di group Wisudawan. Jika seluruh persyaratan Bebas Tanggungan telah selesai, teman-teman cukup dengan mengonfirmasi ke Call Center Prodi HI di +62 811-3332-0110 dengan menunjukkan bukti Bebas Tanggungan, dan menyertakan Nama serta NIMnya. Semoga, informasi ini dapat dipahami dan tidak lagi menyebabkan simpang siurnya informasi mengenai Bebas Tanggungan. Daftar Peserta Yudisium Periode V Tahun 2024 dapat dilihat pada: Jika masih memiliki pertanyaan, silakan menghubungi Call Center Prodi HI melalui WhatsApp maupun Line.

Jadwal Sidang Akhir dan Seminar Proposal Bulan Oktober 2024

Berikut adalah jadwal sidang dan seminar proposal untuk bulan Oktober 2024 (Sidang untuk Pelaporan Yudisium Periode V Tahun 2024). Mohon bagi mahasiswa yang terjadwal dapat mempersiapkan dirinya, dan membaca tata tertib ujian yang tertera pada menu Akademik – PKN & TA – Tugas Akhir – Tata Tertib Pelaksanaan Seminar Proposal dan Ujian Akhir.