Lagi, Alumni Mahasiswa HI UMM Meraih Kesuksesan dengan Menjadi Bagian di Markas Besar Peace Corps, Amerika Serikat

Sokip Mustopa atau kerap disapa Oki, sarjana program studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang, dengan bangga ia mengumumkan melalui sosial media Facebook pribadinya bahwa ia telah diundang untuk berpartisipasi dalam program yang sedang dirintis oleh Peace Corps Headquarters atau markas besar Peace Corps di Washington DC, Amerika Serikat. “Halo Komunitas Peaace Corps, PC HQ sedang merintis inisiatif baru untuk membawa beberapa staf lokal untuk mendukung upaya perekrutan pasca pandemi. Saya senang mengumumkan bahwa saya telah diundang untuk berpartisipasi dalam program ini. Saya akan berada di Amerika Serikat dari Juli hingga Desember 2023 dan lokasi tugas saya akan berada di Portland, Oregon.” merupakan pernyataan Oki di Facebook pribadinya. Peace Corps merupakan badan dan program independen dari pemerintah Amerika Serikat yang melatih dan mengirimkan sukarelawan untuk memberikan bantuan pembangunan internasional di lebih dari 60 negara. Para relawan hidup dan bekerja berdampingan dengan masyarakat melalui proyek-proyek yang diprioritaskan secara lokal, menjalin hubungan baik, bertukar budaya dan pengetahuan, dan membantu perubahan kehidupan dari generasi ke generasi. Misi yang diemban oleh Peace Corps adalah untuk mempromosikan perdamaian dunia dan persahabatan melalui bantuan terhadap negara-negara yang tertarik untuk memenuhi kebutuhan mereka akan orang-orang terlatih, bantuan mempromosikan pemahaman yang lebih baik mengenai orang Amerika di pihak orang-orang yang dilayani, dan bantuan mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang orang lain di pihak orang Amerika. Sebelumnya, sejak tahun 2017, Oki telah aktif mengikuti kegiatan yang digagas oleh Peace Corps. Pada tahun 2017, ia telah menjadi bagian Community Liaison for Pre-Service Training di Surabaya, Jawa Timur selama dua bulan. Selama masa pelatihan, ia bertugas untuk memfasilitasi kerja sama antara sukarelawan Amerika yang belajar menjadi guru bahasa Inggris di Indonesia dan rekan mereka di Kediri, kota asal Oki. Kemudian, pada Juli hingga Desember tahun 2018, ia memperoleh bagian menjadi Community Liaison and Host Family Supervisor for Pre-Service Training di Jawa Timur. Di tahun yang sama, Oki juga memperoleh posisi sebagai Asisten Program di wilayah Surabaya, Jawa Timur. Selanjutnya, melalui dedikasi Oki di Peace Corps, ia terpilih menjadi salah satu yang diundang untuk berpartisipasi dalam program baru yang dibentuk oleh Peace Corps Headquarters atau markas besar dari Peace Corps untuk mendukung upaya perekrutan pasca pandemi. Selamat dan sukses untuk Sokip Mustopa dalam mengemban tugas perdamaian di markas besar Peace Corps, Amerika Serikat dari Juli hingga Desember 2023. Semoga dengan dedikasi, ketekunan, dan prestasi-prestasi yang diraih dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi civitas akademik di Universitas Muhammadiyah Malang, khususnya bagi mahasiswa dan mahasiswi di Prodi HI UMM. (Wps)

Aktif Mendalami Youth Leadership, Alumni HI UMM Sukses Meraih posisi Sebagai Country Head of Marketing and Organizational Development di AIESEC Korea

Rahmad Eko Wiranto, sarjana program studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Muhammadiyah Malang angkatan tahun 2018 yang kini menduduki posisi sebagai Country Head of Marketing and Organizational Development AIESEC di Korea pada Juli 2023. AIESEC sendiri merupakan organisasi non pemerintah yang telah melibatkan dan mengembangkan lebih dari satu juta anak muda dengan semangat mengeksplorasi dan mengembangkan potensi kepemimpinan anak muda. Rahmad sendiri sejak menduduki bangku kuliah telah aktif mengikuti kegiatan kepemimpinan pemuda melalui AIESEC dan telah menempuh 1460 hari besama AIESEC sejak tahun 2019. Ia menyatakan bahwa AIESEC menjadi tempat berkembangnya sejak menjadi mahasiswa baru di Universitas Muhammadiyah Malang dan mendorongnya menjadi individu yang berdampak positif tidak hanya untuk dirinya sendiri namun juga untuk orang lain. Rahmad memulai perjalanannya di AIESEC dengan menjadi bagian Outgoing Global Volunteer dan mulai memperoleh pengalaman yang positif di bidang pemasaran hingga menjadi wakil presiden hubungan eksternal dan presiden AIESEC di UMM. Ia menyatakan bahwa melalui AIESEC, ia berambisi untuk mengeksplorasi dirinya dengan menjadi pemimpin dari pengalaman, pemimpin yang menginspirasi, pemimpin yang berkualitas, dan pemimpin yang belajar dari kesalahan. Meskipun memiliki ketakutan dan keraguan di dalam dirinya, Rahmad tetap berani untuk membuka potensi dirinya, beradaptasi dengan tantangan-tantangan internal dan eksternal, serta menjadi percaya diri di setiap keputusan yang telah ia buat. Juga, yang menjadi sorotan adalah selain menjadi bagian dari AIESECers, Rahmad juga turut aktif dalam kegiatan organisasi lainnya yaitu Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) divisi kesenian dan UKM sangsekerta selama dua tahun lebih. Hal tersebut menunjukkan bahwa Rahmad juga memiliki antusiasme yang tinggi terhadap kesenian terutama budaya dan pendidikan. Dengan antusiasme tersebut, Rahmad memperoleh beberapa prestasi non akademis seperti runner up Short Film Dekan Cup 2018 dan runner up kedua dalam tari tradisional Dekan Cup 2019. Selain itu, Rahmad juga mengoptimalkan potensi akademisnya dimana ia menjadi salah satu representatif Asian Youth Exchange tahun 2019 dan awardee Singapore Polytechnic Virtual Exchange pada tahun 2021. Kemudian, dengan bangga, Rahmad kini merupakan bagian dari Country Head of Marketing and Organizational Development AIESEC di Korea pada Juli 2023. Melalui media sosial LinkedIn, Rahmad menyatakan “Saya menyadari bahwa mengejar passion bukan hanya pilihan kalir, melainkan jalan hidup. Hal tersebut memberi saya tujuan dan makna, serta saya tahu saya akan melakukan pekerjaan saya yang berarti disini”. Rahmad menunjukkan bahwa setiap anak muda dapat menjadi seorang pemimpin melalui rasa keingintahuan dan ketekunan untuk terus belajar. Selain itu, sebagai mahasiswa Hubungan Internasional, ia telah berkontribusi dalam kegiatan pemberdayaan yang berorientasi global dan turut aktif dalam mencapai Tujuan Pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Selamat dan sukses untuk Rahmad Eko Wiranto, dengan prestasi-prestasi yang diraih dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi civitas akademik di Universitas Muhammadiyah Malang, khususnya bagi mahasiswa dan mahasiswi di Prodi HI UMM. (Wps)

Universitas Muhammadiyah Malang Segera Menggelar Kegiatan Prajabatan bagi Dosen Baru

Malang, 22 Juli 2023 – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik dengan menyelenggarakan kegiatan Prajabatan bagi Dosen Baru. Acara ini diikuti oleh sejumlah dosen muda dari Program Studi Hubungan Internasional (HI) yang baru saja direkrut. Para dosen muda ini merupakan rekrutmen terbaik, dipilih dengan hati-hati untuk memastikan kualitas pendidikan yang lebih baik di Prodi HI UMM. Kelima dosen muda baru tersebut adalah Azza Bimantara, M.A (Corvinus University of Budapest), Muhammad Fadzryl Adzmy, M.A (Universitas Gadjah Mada), Muhammad Subhan Setowara, M.A (University of Nottingham), Mohd. Agoes Aufiya, M.Phil, PhD (Cand) (Jawaharlal Nehru University), dan Septifa Leiliano Ceria, M.MECAS (Australian National University). Rektor UMM, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, membuka secara resmi kegiatan Prajabatan ini yang akan berlangsung hingga 30 September 2023. Dalam sambutannya, Prof. Fauzan menyampaikan apresiasi atas kehadiran dosen-dosen muda berbakat ini di lingkungan universitas. “Kehadiran para dosen muda yang telah menyelesaikan studi di universitas terbaik dalam dan luar negeri ini merupakan suatu kebanggaan bagi Universitas Muhammadiyah Malang. Kami yakin kehadiran mereka akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam memajukan Prodi Hubungan Internasional dan menjaga kualitas pendidikan di universitas kami,” ujar Prof. Fauzan. Para dosen muda ini akan mengikuti sejumlah kegiatan prajabatan yang diselenggarakan oleh UMM. Kegiatan tersebut meliputi Pelatihan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Pelatihan Publikasi Ilmiah, Pelatihan Teknik Instruksional, hingga Darul Arqom Dosen. Dengan adanya program Prajabatan, diharapkan para dosen muda akan semakin siap dalam melaksanakan tugas-tugas akademiknya, mulai dari proses pengajaran hingga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan akademik dan budaya kampus UMM. Dengan semangat dan dedikasi dari para dosen muda baru ini, Prodi Hubungan Internasional UMM diharapkan dapat terus mengalami perkembangan dan memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan serta masyarakat luas. Selamat bertugas, para dosen muda UMM!

Raih Medali Emas POMPROV di Cabor Pencak Silat, Nina Buktiktikan Mahasiswa HI Bisa Maksimalkan Potensi Non Akademis Sembari Aktif di Perkuliahan

Nina Midiyani, seorang mahasiswa Semester II, Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Malang, berhasil membawa pulang medali emas di sebuah kompetisi yang cukup bergengsi di kalangan mahasiswa penggiat olah raga, yakni Pekan Olah Raga Mahasiswa Provinsi Jatim II (POMPROV Jatim II), pada Tanggal 21 Juli 2023. Peserta dari kompetisi yang diselenggarakan di Jember tersebut merupakan para mahasiswa dari seluruh universitas di Provinsi Jawa Timur. Adapun cabang olah raga yang berhasil dijuarai mahasiswa HI ini adalah Pencak Silat. Diketahui, sebelum bertanding, Nina memerlukan waktu selama satu bulan. Karena selain harus latihan fisik, Nina perlu memupuk mental yang kuat untuk dapat bersaing dengan peserta lain. Yang menjadi sorotan adalah tentang bagaimana cara mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional yang menekuni bidang Humaniora, dapat tetap mengoptimalkan potensi non akademisnya, di tengah jadwal kuliah yang kian padat dan menantang menjelang akhir semester. Menurut Nina, untuk dapat menyeimbangkan aktivitasnya di bidang akademis dan non akademis, adalah dengan mengatur skala prioritas, sehingga ia dapat terbantu dalam manajemen waktu yang baik. Namun, bukan tidak mungkin jika selama proses mempersiapkan diri untuk pertandingan sekaligus ujian semester, Nina tidak menghadapi yang namanya kelelahan. Bahkan, Nina sempat cedera selama proses latihan. “Saya pribadi menganggap latihan bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga hiburan. Kalau saya merasa lelah mengerjakan tugas, latihan solusinya”. Melalui keterangan tersebut, Nina menyiratkan bahwa Pencak Silat, yang merupakan bagian dari hobinya, justru dapat menjadi media yang tepat untuk melepas penatnya sebagai seorang mahasiswa tahun pertama. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas yang ia tekuni di luar perkuliahan, sama sekali bukan hambatan baginya untuk dapat terus menunaikan kewajiban sebagai seorang mahasiswa HI. Alih-alih menjadi distraksi, Nina menjadikan kewajibannya untuk latihan sebagai sarana untuk me-refresh kembali otaknya, sehingga ia dapat kembali melanjutkan perkuliahan dengan energi yang lebih positif. Nina merupakan bukti nyata, bahwa di tengah padatnya perkuliahan di bidang studi Hubungan Internasional, dengan segala tuntutan dan kewajiban yang menggunung, ia masih dapat menorah prestasi gemilang di bidang lain, tanpa melalaikan kewajiban sebagai seorang mahasiswa. Tidak lupa, Nina juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pihak-pihak yang mendukungnya selama ini, hingga iya dapat meraih gelar juara. “Alhamdulillah senang, karena bisa memberi hasil maksimal untuk UMM.  Ini semua saya dapatkan juga pasti bukan hanya dari hasil latihan saya, tapi juga kesabaran, perjuangan pelatih, dan dukungan dari teman-teman saya”. Selamat dan sukses untuk Nina Midiyani, semoga prestasi yang diraih dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi civitas akademik di Universitas Muhammadiyah Malang, khususnya bagi mahasiswa dan mahasiswi Prodi HI UMM. (Kn)

Silaturahmi Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru 2023/2024 Bersama Pimpinan UMM, Dekan FISIP Menjadikan KTW sebagai Sorotan

Malang, 22 Juli 2023 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar pertemuan penting dengan orang tua atau wali dari mahasiswa baru angkatan 2023/2024. Acara tersebut berlangsung hari ini di Aula BAU UMM dan dihadiri oleh seluruh jajaran Dekanat Fisip UMM serta para dosen dari lima program studi yang ada di fakultas tersebut, yaitu Sosiologi, Kesejahteraan Sosial, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Komunikasi, dan Ilmu Hubungan Internasional. Dalam sambutannya, Prof. Muslimin Machmud, yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMM, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru dan para orang tua/wali mahasiswa. Ia mengungkapkan kegembiraannya karena semakin banyak mahasiswa yang dipercayakan untuk mengenyam pendidikan di Fisip UMM. Prof. Muslimin Machmud kemudian menyoroti program Kelulusan Tepat Waktu (KTW) yang telah diterapkan di Fisip UMM. Program ini bertujuan untuk menjamin mahasiswa dapat menyelesaikan studi dalam rentang waktu 3,5 hingga 4 tahun. Dengan KTW, diharapkan mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu sesuai dengan kurikulum yang telah disusun. Lebih lanjut, Dekan Fisip UMM menjelaskan bahwa program KTW ini berusaha menciptakan atmosfer akademik yang kondusif dan memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa dalam menempuh perkuliahan dan tugas-tugas akademik. Dosen-dosen di setiap program studi akan terlibat aktif dalam memantau perkembangan mahasiswa dan memberikan bimbingan serta dorongan agar mereka dapat tetap fokus dalam mencapai kelulusan tepat waktu. “Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang bermutu dan menciptakan lulusan-lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja atau melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Prof. Muslimin Machmud. Pertemuan antara FISIP UMM dan orang tua/wali mahasiswa baru ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih lanjut tentang lingkungan akademik di universitas dan mengajak para orang tua untuk aktif berpartisipasi dalam mendukung proses pembelajaran dan perkembangan mahasiswa. Acara tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana orang tua/wali mahasiswa dapat mengajukan pertanyaan atau memperoleh informasi lebih lanjut tentang program-program yang ditawarkan oleh Fisip UMM. Dengan semangat yang bersemayam, para mahasiswa baru Fisip UMM bersama dengan para orang tua/wali berkomitmen untuk menjalin kolaborasi yang baik demi mencapai tujuan akademik yang gemilang dalam masa perkuliahan yang akan datang.

Asosiasi Program Studi Hubungan Internasional PTMA, Sinergi untuk Peningkatan Kualitas Bersama

Tanggal 22 Juli 2023 – Proses inisiasi pendirian Asosiasi Program Studi Hubungan Internasional (HI) di Lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) telah dimulai oleh empat Program Studi Hubungan Internasional terkemuka dari berbagai kota di Indonesia. Prodi HI dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), dan Universitas Muhammadiyah Sorong (Unimuda Sorong) berkolaborasi dalam membangun asosiasi ini. Pasca pertemuan yang dilakukan bersama ketua Prodi HI dari keempat PTMA tersebut pada hari Jumat tanggal 21 Juli 2023 lalu, mereka sepakat untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam lingkungan akademik dengan mendirikan Asosiasi Program Studi Hubungan Internasional PTMA. Asosiasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Program Studi HI di perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah serta mendukung penerapan tri dharma perguruan tinggi. Ketua Prodi HI UMM, Dr. Dyah Estu Kurniawati, yang menjadi salah satu inisiator asosiasi ini, menyatakan bahwa kegiatan bersama akan menjadi awalan dari langkah kerjasama lebih lanjut antar PTMA. Beberapa kegiatan yang direncanakan antara lain adalah webinar, lecture series, riset, program pengabdian bersama, dan sejumlah aktivitas akademik lainnya. “Dengan membentuk Asosiasi Program Studi Hubungan Internasional PTMA, kami berharap dapat berbagi pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya dengan PTMA lainnya. Melalui berbagai kegiatan bersama, kami ingin memperkuat kualitas pendidikan di Prodi HI dan menghasilkan lulusan-lulusan yang kompeten dan berdaya saing,” ujar Dr. Dyah Estu Kurniawati. Asosiasi ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengembangkan jejaring antara Prodi HI di lingkungan PTMA dan berkolaborasi dalam proyek-proyek penelitian serta pengabdian masyarakat. Kerjasama yang solid diharapkan dapat membawa manfaat signifikan bagi para mahasiswa, dosen, dan institusi PTMA secara keseluruhan. Melalui upaya bersama ini, Asosiasi Program Studi Hubungan Internasional PTMA bertekad untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu dan dunia pendidikan, serta menjalin kemitraan yang berkelanjutan dengan berbagai pihak terkait, baik dari dalam maupun luar negeri.

Kunjungan Tim CoE Kelas Profesional Paradiplomasi Disambut Baik Sub-Dinas Kerja Sama Luar Negeri Pemkot Surakarta

Selangkah lebih dekat dalam mewujudkan UMM Pasti! Tim Center of Excelence Kelas Profesional Paradiplomasi, mewakili Program Studi Hubingan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pemerintah Kota Surakarta untuk mendiskusikan kerja sama dalam bidang paradiplomasi yang akan dijalin oleh kedua pihak. Berita baik, bahwa kunjungan Prodi HI ke intstansi tersebut disambut hangat sehingga menghasilkan kesepakatan dalam berbagai aspek. Secara informal, Sub-Dinas Kerja Sama Luar Negeri yang berada di bawah naungan Pemerintah Kota Surakarta bersedia untuk berpartisipasi dalam perkuliahan Kelas Profesional Paradiplomasi sebagai Dosen Praktisi yang berpengalaman serta ahli dalam bidang Paradiplomasi. Untuk keperluan riset mahasiswa dalam bidang Paradiplomasi, Pemkot Surakarta bersedia menyediakan data-data terkait Paradiplomasi yang telah dijalankan oleh Pemkot Surakarta bersama dengan mitra-mitra dari luar negeri, yang tentu saja nantinya akan sangat membantu dalam riset yang dilaksanakan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Kelas Profesional Paradiplomasi. Yang menjadi poin utama sekaligus paling vital dalam proyek kerja sama ini, Pemkot Surakarta bersedia menjadi tempat Praktik Kerja Lapangan/Magang para perserta Kelas Profesional Paradiplomasi, dengan kuota maksimal empat mahasiswa. Berkaitan dengan PKL, Pemkot Surakarta berencana untuk melibatkan mahasiswa CoE Paradiplomasi HI UMM untuk turut aktif dalam memberikan ide mengenai kerjasama luar negeri yang dapat dikembangkan oleh Pemkot Surakarta. Secara formal, pihak Pemkot Surakarta mengharapkan adanya inisiasi penandatanganan Memorandum of Understanding antara pihak CoE Kelas Profesional Paradiplomasi Prodi HI UMM dengan Sub-Dinas Kerja Sama Luar Negeri Pemkot Surakarta. Adapun MoU tersebut diproyeksikan untuk ditandatangani secara langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Malang bersama Wali Kota Surakarta. Hal tersebut merupakan indikator adanya masa depan yang cerah bagi eksistensi Kelas Profesional Paradiplomasi yang diharapkan dapat menghasilkan mahasiwa dengan bekal keilmuan dan skill praktis yang mumpuni di bidang Parallel Diplomacy. Dengan begitu, UMM Pasti dengan misi utama mewujudkan Indonesia Emas 2045 dapat direalisasikan. (Kn)

Ciptakan Kegembiraan dalam Belajar HI, Laboratorium HI UMM Adakan Festival Budaya Atmospheral

Malang (15/07/2023) – Menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman dan menggembirakan merupakan kewajiban setiap institusi pendidikan. Untuk itu diperlukan kreatifitas agar suasana pembelajaran tidak selalu monoton dan membosankan. Terlebih jika materi-materi yang disajikan cukup banyak. Sebagai upaya mewujudkan kondisi pembelajaran yang menyenangkan, Laboratorium Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (Lab HI UMM) menyelenggarakan kegiatan praktikum mata kuliah Kajian Kawasan dalam HI pada Sabtu, 15 Juli 2023. Bekerja sama dengan dengan Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI), kegiatan praktikum yang bertempat di Sengkaling Kuliner tersebut mengambil nama Atmospheral dengan tema “Cultural Across the Regions”. Selain menciptakan suasana belajar yang menggembirakan, praktikum yang diikuti oleh 352 mahasiswa Angkatan 2021 program Studi (Prodi) HI UMM ini juga bertujuan untuk mewadahi kreatifitas mahasiswa dalam bentuk pengenalan budaya, pemerintahan, dan dinamika hubungan antar negara-negara di dalam maupun luar kawasan. Kegiatan praktikum Kajian Kawasan dalam HI mengusung konsep festival budaya melalui pengadaan pameran secara outdoor dan diperindah dengan adanya dekorasi tempat yang memeriahkan keberlangsungan acara. Adapun pameran yang dilaksanakan meliputi inovasi, kreasi, dan seni yang dipertunjukkan oleh mahasiswa berupa pertunjukan booth masing-masing negara, fashion show, band, tari kreasi, solo vocal, dan demonstrasi chanoyu  yang keseluruhannya menampilkan ciri khas dari setiap kawasan di seluruh dunia. Rangkaian kegiatan Atmospheral dimulai pada pukul 08.00 WIB dan ditutup dengan malam puncak pada pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan FISIP UMM, Ketua Prodi, Kepala Lab, para dosen, dan seluruh mahasiswa HI UMM. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh masyarakat umum di luar mahasiswa HI UMM karena sifatnya yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini dibuka oleh Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si selaku Dekan FISIP UMM dan Dr. Dyah Estu Kurniawati, S.Sos., M.Si. selaku Kepala Prodi HI UMM. Dalam sesi pembukaan acara, Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si. menyatakan bahwa sangat penting bagi mahasiswa HI UMM untuk mengembangkan pengetahuan serta kemampuan dalam bernegosiasi sebagai modal utama dalam merespon berbagai tantangan zaman. “Mahasiswa harus selalu siap dalam menghadapi era yang sudah dipenuhi oleh kecerdasan buatan dan banyaknya persaingan antara generasi produktif yang akan semakin meningkat di beberapa tahun mendatang”, ujar Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si. sembari memberi semangat kepada para peserta praktikum. Setelah resmi dibuka oleh Dekan FISIP UMM, acara dilanjutkan dengan Talkshow yang diisi oleh Devita Prinanda, M.Hub.Int. selaku pembawa acara, serta para pembicara yang terdiri dari Dra. Cicilia Tantri Suryowati, M.Pd dari Unitomo, Dr. Ario Bimo Utomo dari UPN “Veteran” Surabaya, dan Mohd. Agoes Aufiya, M.Phil. Berbicara mengenai perbandingan dinamika politik di setiap Kawasan, ketiga pembicara sama-sama bersepakat bahwa setiap kawasan mempunyai perbedaan pola relasi antar negara yang terdapat didalamnya. Hal ini tentunya tidak bisa dilepaskan dari beragamnya identitas yang dimiliki oleh setiap negara. Sesi berikutnya diisi oleh presentasi dan penampilan dari berbagai kelompok mahasiswa yang merepresentasikan 8 Kawasan yang terdiri dari kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Timur, Timur, Tengah, Eropa, Australia dan Pasifik, Afrika, dan Amerika Latin. Salah satu hal unik dalam kegiatan ini ialah adanya demonstrasi Chanoyu yang dipandu oleh  Dra. Cicilia Tantri Suryowati, M.Pd. Asia Timur. Chanoyu merupakan upacara minum teh khas negara Jepang. Suasana menjadi semakin meriah manakala seluruh peserta dan tamu undangan berantusias dalam mengikuti serangkaian kegiatan, Penampilan yang disajikan oleh peserta berhasil memukau seluruh penonton dengan tampilannya yang unik dan menarik. Hafid Adim Pradana, M.A, selaku Kepala Laboratorium HI UMM memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya kegiatan pameran budaya ini. Dengan diadakannya Atmospheral bertemakan “Cultural Across the Regions” diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa HI UMM dan generasi muda untuk selalu memperhatikan keberagaman budaya dari masing-masing kawasan diseluruh dunia. Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan mampu untuk melatih inovasi, kreatifitas, dan kerjasama mahasiswa HI UMM. “Saya berharap praktikum mata kuliah Kajian Kawasan dalam HI yang mewujud dalam bentuk Festival Budaya ini kedepannya terus rutin terlaksana dan dapat meningkatkan antusiasme mahasiswa untuk semakin memperdalam pengetahuan mereka tentang HI”, ujar dosen yang juga memiliki peminatan riset mengenai politik negara-negara di Kawasan Eropa tersebut. (Amartya)

Ciptakan Kegembiraan dalam Belajar HI, Laboratorium HI UMM Adakan Festival Budaya Atmospheral

Malang (15/07/2023) – Menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman dan menggembirakan merupakan kewajiban setiap institusi pendidikan. Untuk itu diperlukan kreatifitas agar suasana pembelajaran tidak selalu monoton dan membosankan. Terlebih jika materi-materi yang disajikan cukup banyak. Sebagai upaya mewujudkan kondisi pembelajaran yang menyenangkan, Laboratorium Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (Lab HI UMM) menyelenggarakan kegiatan praktikum mata kuliah Kajian Kawasan dalam HI pada Sabtu, 15 Juli 2023. Bekerja sama dengan dengan Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI), kegiatan praktikum yang bertempat di Sengkaling Kuliner tersebut mengambil nama Atmospheral dengan tema “Cultural Across the Regions”. Selain menciptakan suasana belajar yang menggembirakan, praktikum yang diikuti oleh 352 mahasiswa Angkatan 2021 program Studi (Prodi) HI UMM ini juga bertujuan untuk mewadahi kreatifitas mahasiswa dalam bentuk pengenalan budaya, pemerintahan, dan dinamika hubungan antar negara-negara di dalam maupun luar kawasan. Kegiatan praktikum Kajian Kawasan dalam HI mengusung konsep festival budaya melalui pengadaan pameran secara outdoor dan diperindah dengan adanya dekorasi tempat yang memeriahkan keberlangsungan acara. Adapun pameran yang dilaksanakan meliputi inovasi, kreasi, dan seni yang dipertunjukkan oleh mahasiswa berupa pertunjukan booth masing-masing negara, fashion show, band, tari kreasi, solo vocal, dan demonstrasi chanoyu  yang keseluruhannya menampilkan ciri khas dari setiap kawasan di seluruh dunia. Rangkaian kegiatan Atmospheral dimulai pada pukul 08.00 WIB dan ditutup dengan malam puncak pada pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan FISIP UMM, Ketua Prodi, Kepala Lab, para dosen, dan seluruh mahasiswa HI UMM. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh masyarakat umum di luar mahasiswa HI UMM karena sifatnya yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini dibuka oleh Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si selaku Dekan FISIP UMM dan Dr. Dyah Estu Kurniawati, S.Sos., M.Si. selaku Kepala Prodi HI UMM. Dalam sesi pembukaan acara, Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si. menyatakan bahwa sangat penting bagi mahasiswa HI UMM untuk mengembangkan pengetahuan serta kemampuan dalam bernegosiasi sebagai modal utama dalam merespon berbagai tantangan zaman. “Mahasiswa harus selalu siap dalam menghadapi era yang sudah dipenuhi oleh kecerdasan buatan dan banyaknya persaingan antara generasi produktif yang akan semakin meningkat di beberapa tahun mendatang”, ujar Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si. sembari memberi semangat kepada para peserta praktikum. Setelah resmi dibuka oleh Dekan FISIP UMM, acara dilanjutkan dengan Talkshow yang diisi oleh Devita Prinanda, M.Hub.Int. selaku pembawa acara, serta para pembicara yang terdiri dari Dra. Cicilia Tantri Suryowati, M.Pd dari Unitomo, Dr. Ario Bimo Utomo dari UPN “Veteran” Surabaya, dan Mohd. Agoes Aufiya, M.Phil. Berbicara mengenai perbandingan dinamika politik di setiap Kawasan, ketiga pembicara sama-sama bersepakat bahwa setiap kawasan mempunyai perbedaan pola relasi antar negara yang terdapat didalamnya. Hal ini tentunya tidak bisa dilepaskan dari beragamnya identitas yang dimiliki oleh setiap negara. Sesi berikutnya diisi oleh presentasi dan penampilan dari berbagai kelompok mahasiswa yang merepresentasikan 8 Kawasan yang terdiri dari kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Timur, Timur, Tengah, Eropa, Australia dan Pasifik, Afrika, dan Amerika Latin. Salah satu hal unik dalam kegiatan ini ialah adanya demonstrasi Chanoyu yang dipandu oleh  Dra. Cicilia Tantri Suryowati, M.Pd. Asia Timur. Chanoyu merupakan upacara minum teh khas negara Jepang. Suasana menjadi semakin meriah manakala seluruh peserta dan tamu undangan berantusias dalam mengikuti serangkaian kegiatan, Penampilan yang disajikan oleh peserta berhasil memukau seluruh penonton dengan tampilannya yang unik dan menarik. Hafid Adim Pradana, M.A, selaku Kepala Laboratorium HI UMM memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya kegiatan pameran budaya ini. Dengan diadakannya Atmospheral bertemakan “Cultural Across the Regions” diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa HI UMM dan generasi muda untuk selalu memperhatikan keberagaman budaya dari masing-masing kawasan diseluruh dunia. Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan mampu untuk melatih inovasi, kreatifitas, dan kerjasama mahasiswa HI UMM. “Saya berharap praktikum mata kuliah Kajian Kawasan dalam HI yang mewujud dalam bentuk Festival Budaya ini kedepannya terus rutin terlaksana dan dapat meningkatkan antusiasme mahasiswa untuk semakin memperdalam pengetahuan mereka tentang HI”, ujar dosen yang juga memiliki peminatan riset mengenai politik negara-negara di Kawasan Eropa tersebut. (Amartya)

Merespon Tuntutan Kurikulum Merdeka Belajar, Laboratorium HI UMM Kembali Adakan Simulasi Sidang PBB

Malang (14/07/23) – Dalam rangka merespon tantangan revolusi industri 4.0 dan tuntutan praktik merdeka belajar, Laboratorium Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (Lab HI UMM) bekerjasama dengan Model United Nations (MUN) menyelenggarakan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan simulasi sidang PBB dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 13 – 14 Juli 2023 dan bertempat di Rayz UMM Hotel, Kota Malang. Kegiatan ini merupakan praktikum dari mata kuliah Organisasi Internasional dan diikuti oleh 300 mahasiswa program studi Hubungan Internasional UMM angkatan 2022. Para mahasiswa peserta praktikum dibagi dalam 100 kelompok, di mana setiap kelompok berisi 3 peserta. Pada hari pertama, kegiatan simulasi sidang PBB diikuti oleh 50 kelompok pertama yang berasal dari kelas A, D, dan F. Adapun 50 kelompok berikutnya yang berasal dari kelas B, C, dan F mendapatkan jadwal pada hari kedua. Pada hari pertama, para peserta diwajibkan membahas, mencari jalan keluar, dan menciptakan resolusi terkait persoalan “Accelerating Renewable Energy Transition for Sustianble Development”. Sedangkan pada hari kedua, isu yang dibahas berfokus pada “Strengthening Resilience and Adaptation to Climate Change in Vulnerable Communities”. Setiap kelompok peserta yang berada dalam forum berperan sebagai delegasi dari sebuah negara untuk menyampaikan mosi dari masing-masing negara mereka dengan menyesuaikan tema yang telah diangkat. Hal tersebut bertujuan guna meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam hal menyampaikan negosiasi, argumen, serta merumuskan resolusi yang berbasis pada kajian Organisasi Internasional. Kegiatan praktikum simulasi sidang PBB juga turut menghadirkan Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si. selaku Dekan FISIP UMM, Dr. Dyah Estu Kurniawati, S.Sos., M.Si. selaku Ketua Prodi HI UMM, Shannaz Mutiara Deniar, M.A. selaku Sekretaris Prodi HI UMM sekaligus dosen pengampu mata kuliah Organisasi Internasional, dan Hafid Adim Pradana, M.A. selaku Kepala Laboratorium HI UMM, serta segenap Dosen HI UMM. Dalam sesi pembukaan acara, Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si. menyatakan bahwa sangat penting bagi mahasiswa HI UMM untuk mengembangkan pengetahuan serta kemampuan dalam bernegosiasi sebagai modal utama dalam merespon berbagai tantangan zaman. “Mahasiswa harus selalu siap dalam menghadapi era yang sudah dipenuhi oleh kecerdasan buatan dan banyaknya persaingan antara generasi produktif yang akan semakin meningkat di bebeerapa tahun mendatang,” ujar Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si. sembari memberi semangat kepada para peserta praktikum.