Peserta Yudisium Periode I Tahun 2026

  HALO! Pertama-tama, kami ucapkan selamat kepada mahasiswa/i yang terdata menjadi Peserta Yudisium Periode I Tahun 2026! Selamat karena usaha teman-teman sudah terbayarkan, dan semoga apa yang telah dilalui dapat menjadi manfaat dan berkah. Berikut juga kami sampaikan informasi yang perlu dipahami untuk memperjelas informasi yang simpang siur mengenai Bebas Tanggungan: Bebas Tanggungan sebenarnya tidak ada kaitannya dengan Yudisium, melainkan dengan pengambilan IJAZAH dan WISUDA. Bebas Tanggungan adalah salah satu syarat untuk mengambil Ijazah, dan mendaftar wisuda. Jadi, mengapa disarankan untuk segera mengurus Bebas Tanggungan sebelum pelaksanaan Yudisium? Karena pendaftaran wisuda dibuka untuk seluruh program pendidikan dari sarjana, magister, sampai dengan doktoral. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pendaftaran wisuda adalah sistem ‘siapa cepat, dia dapat’. Bebas Tanggungan di urus di Perpustakaan, Lab. HI yang ketentuannya dapat dicek di masing-masing website tersebut, serta melakukan pembayaran untuk beberapa hal lainnya yang akan disampaikan di group Wisudawan. Jika seluruh persyaratan Bebas Tanggungan telah selesai, teman-teman cukup dengan mengonfirmasi ke Call Center Prodi HI di +62 811-3332-0110 dengan menunjukkan bukti Bebas Tanggungan, dan menyertakan Nama serta NIMnya. Semoga, informasi ini dapat dipahami dan tidak lagi menyebabkan simpang siurnya informasi mengenai Bebas Tanggungan. Daftar Peserta Yudisium Periode I Tahun 2026 dapat dilihat pada: Jika masih memiliki pertanyaan, silakan menghubungi Call Center Prodi HI melalui WhatsApp maupun Line.

Jadwal Sidang Akhir dan Seminar Proposal Bulan Januari 2026

  Berikut adalah jadwal sidang dan seminar proposal untuk bulan Januari 2026 (Sidang untuk Pelaporan Yudisium Periode I Tahun 2026). Mohon bagi mahasiswa yang terjadwal dapat mempersiapkan dirinya, dan membaca tata tertib ujian yang tertera pada menu Akademik – PKN & TA – Tugas Akhir – Tata Tertib Pelaksanaan Seminar Proposal dan Ujian Akhir.  

Jadwal Sidang Akhir dan Seminar Proposal Bulan Desember 2025

  Berikut adalah jadwal sidang dan seminar proposal untuk bulan Desember 2025 (Sidang untuk Pelaporan Yudisium Periode I Tahun 2026). Mohon bagi mahasiswa yang terjadwal dapat mempersiapkan dirinya, dan membaca tata tertib ujian yang tertera pada menu Akademik – PKN & TA – Tugas Akhir – Tata Tertib Pelaksanaan Seminar Proposal dan Ujian Akhir.  

Capaian Doktoral Dosen HI UMM dan Gagasan Baru tentang Middle Power Indonesia

Malang, 27 November — Program Studi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (HI UMM) menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Dion Maulana Prasetya, Ph.D. atas keberhasilannya menyelesaikan ujian doktoral di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik beliau sekaligus menambah deretan prestasi dosen HI UMM di tingkat internasional. Keberhasilan Dr. Dion tidak hanya mencerminkan ketekunan dan dedikasi akademik, tetapi juga menghasilkan kontribusi ilmiah yang signifikan bagi pengembangan kajian hubungan internasional, khususnya dalam memahami posisi dan peran Indonesia di dunia. Salah satu kontribusi tersebut tertuang dalam studinya yang berjudul “Unpacking Middle Power: History and Ideas of Indonesian Middlepowermanship.” Studi ini menghadirkan perspektif baru dalam melihat Indonesia sebagai middle power. Alih-alih memaknai middle powersemata dari kekuatan material atau pola perilaku yang mengikuti tatanan internasional liberal, penelitian ini menekankan pentingnya budaya, sejarah, dan identitas nasional sebagai fondasi utama dalam pembentukan kebijakan luar negeri Indonesia. Penelitian ini berangkat dari argumen bahwa status middle power Indonesia bukanlah sekadar posisi objektif atau perilaku yang stabil, melainkan sebuah identitas yang terbentuk secara historis. Identitas tersebut dikonstruksi melalui proses pembentukan mitos politik yang bersumber dari narasi sejarah nasional, terutama warisan Kerajaan Majapahit dan Mataram, yang masih berpengaruh dalam imajinasi strategis elite politik Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme yang diperkaya oleh sosiologi historis, studi ini menunjukkan bagaimana mitos-mitos strategis, seperti tradisi maritim dan ekspansionisme Majapahit, serta stabilitas Mataram yang lebih konservatif dan berorientasi ke dalam, telah memengaruhi arah kebijakan luar negeri Indonesia. Dari analisis tersebut, penelitian ini mengidentifikasi dua kecenderungan utama dalam diplomasi Indonesia, yakni revisionisme terbatas dan konservatisme status quo. Temuan ini memperlihatkan bahwa warisan sejarah simbolik tidak bersifat pasif, melainkan secara aktif dimanfaatkan oleh elite politik untuk membingkai serta melegitimasi pilihan-pilihan strategis Indonesia, terutama ketika menghadapi dinamika geopolitik dan geokonomi yang semakin kompleks. Prodi HI UMM memandang capaian ini sebagai bukti nyata komitmen dosen dalam menghasilkan riset yang kritis, kontekstual, dan relevan dengan dinamika global. Prestasi Dion Maulana Prasetya, Ph.D. diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika HI UMM untuk terus mengembangkan tradisi akademik yang unggul dan berdaya saing internasional. Jaya terus Prodi HI UMM!

Jadwal Sidang Akhir dan Seminar Proposal Bulan November 2025

  Berikut adalah jadwal sidang dan seminar proposal untuk bulan November 2025 (Sidang untuk Pelaporan Yudisium Periode I Tahun 2026). Mohon bagi mahasiswa yang terjadwal dapat mempersiapkan dirinya, dan membaca tata tertib ujian yang tertera pada menu Akademik – PKN & TA – Tugas Akhir – Tata Tertib Pelaksanaan Seminar Proposal dan Ujian Akhir.  

Kepemimpinan Baru Prodi HI UMM Periode 2025–2029 Resmi Menjabat

Program Studi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (HI UMM) dengan penuh sukacita mengumumkan pelantikan Hafid Adim Pradana, M.A. sebagai Ketua Program Studi, dan Havidz Ageng Prakoso, M.A. sebagai Sekretaris Program Studi HI UMM untuk masa khidmat 2025–2029. Keduanya merupakan dosen muda berprestasi yang selama ini aktif berkontribusi dalam pengembangan akademik, kegiatan kemahasiswaan, serta kerja-kerja inovatif di lingkungan Prodi HI UMM. Prodi HI UMM menyampaikan selamat dan apresiasi atas amanah baru yang diemban oleh Pak Adim dan Pak Ageng. Dengan pengalaman, energi, dan visi progresif yang dimiliki keduanya, Prodi HI UMM optimis dapat melanjutkan tradisi keunggulan serta memperkuat reputasi sebagai program studi yang adaptif, berdaya saing global, dan berorientasi pada inovasi. Dalam pernyataan resminya, Prodi HI UMM menegaskan komitmen bersama untuk memajukan kualitas akademik, meningkatkan produktivitas riset, memperluas jejaring internasional, serta menciptakan ekosistem pembelajaran yang kolaboratif dan relevan dengan dinamika global. Pelantikan kepemimpinan baru ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat arah pengembangan prodi ke depan, sekaligus mendorong sivitas akademika HI UMM untuk terus berkarya dan berprestasi. Sekali lagi, selamat kepada Hafid Adim Pradana, M.A. dan Havidz Ageng Prakoso, M.A. Semoga kepemimpinan keduanya membawa HI UMM pada capaian yang semakin gemilang dan berdampak!

Peserta Yudisium Periode IV Tahun 2025

  HALO! Pertama-tama, kami ucapkan selamat kepada mahasiswa/i yang terdata menjadi Peserta Yudisium Periode IV Tahun 2025! Selamat karena usaha teman-teman sudah terbayarkan, dan semoga apa yang telah dilalui dapat menjadi manfaat dan berkah. Berikut juga kami sampaikan informasi yang perlu dipahami untuk memperjelas informasi yang simpang siur mengenai Bebas Tanggungan: Bebas Tanggungan sebenarnya tidak ada kaitannya dengan Yudisium, melainkan dengan pengambilan IJAZAH dan WISUDA. Bebas Tanggungan adalah salah satu syarat untuk mengambil Ijazah, dan mendaftar wisuda. Jadi, mengapa disarankan untuk segera mengurus Bebas Tanggungan sebelum pelaksanaan Yudisium? Karena pendaftaran wisuda dibuka untuk seluruh program pendidikan dari sarjana, magister, sampai dengan doktoral. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pendaftaran wisuda adalah sistem ‘siapa cepat, dia dapat’. Bebas Tanggungan di urus di Perpustakaan, Lab. HI yang ketentuannya dapat dicek di masing-masing website tersebut, serta melakukan pembayaran untuk beberapa hal lainnya yang akan disampaikan di group Wisudawan. Jika seluruh persyaratan Bebas Tanggungan telah selesai, teman-teman cukup dengan mengonfirmasi ke Call Center Prodi HI di +62 811-3332-0110 dengan menunjukkan bukti Bebas Tanggungan, dan menyertakan Nama serta NIMnya. Semoga, informasi ini dapat dipahami dan tidak lagi menyebabkan simpang siurnya informasi mengenai Bebas Tanggungan. Daftar Peserta Yudisium Periode IV Tahun 2025 dapat dilihat pada: Jika masih memiliki pertanyaan, silakan menghubungi Call Center Prodi HI melalui WhatsApp maupun Line.

Jadwal Sidang Akhir dan Seminar Proposal Bulan Oktober 2025

  Berikut adalah jadwal sidang dan seminar proposal untuk bulan Oktober 2025 (Sidang untuk Pelaporan Yudisium Periode IV Tahun 2025). Mohon bagi mahasiswa yang terjadwal dapat mempersiapkan dirinya, dan membaca tata tertib ujian yang tertera pada menu Akademik – PKN & TA – Tugas Akhir – Tata Tertib Pelaksanaan Seminar Proposal dan Ujian Akhir.  

HI UMM Mulai Kelas Perdana CoE Profesional Paradiplomasi Batch 3

Malang – Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan berbasis keunggulan praktis melalui pembukaan kelas perdana Center of Excellence (CoE) Profesional Paradiplomasi Batch 3, pada Senin (22/9/2025). Bertempat di Laboratorium HI UMM, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh PIC Program CoE Paradiplomasi, Haryo Prasodjo, M.A., dan dilanjutkan dengan pemaparan kurikulum oleh dua dosen HI UMM, Hafid Adim Pradana, M.A., serta Shannaz Mutiara Deniar, M.A. Program CoE Paradiplomasi merupakan salah satu program unggulan HI UMM yang dirancang untuk menjembatani teori akademik dengan praktik nyata di lapangan. Paradiplomasi, yang merujuk pada peran pemerintah daerah dalam menjalin hubungan internasional, menjadi fokus utama program ini. Dalam konteks globalisasi, peran daerah semakin krusial, baik dalam membangun jejaring ekonomi, pendidikan, maupun budaya. Melalui CoE ini, mahasiswa HI UMM diharapkan mampu memahami sekaligus terlibat dalam dinamika diplomasi daerah yang saat ini tengah berkembang pesat. Tahun ini, antusiasme mahasiswa terhadap CoE Paradiplomasi meningkat tajam. Sebanyak 140 mahasiswa angkatan 2024 mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi, namun hanya 15 mahasiswa terpilih yang berhasil lolos sebagai peserta Batch 3. Seleksi ketat ini menegaskan bahwa program CoE bukan sekadar kelas tambahan, melainkan wadah pembelajaran yang berorientasi pada kualitas, kompetensi, dan kesiapan mahasiswa untuk berkontribusi dalam dunia profesional. Dalam pertemuan perdana, Hafid Adim Pradana dan Shannaz Mutiara Deniar memaparkan secara rinci mengenai kurikulum dan teknis pelaksanaan program yang akan berlangsung selama dua semester ke depan. Pada semester ganjil, mahasiswa akan fokus pada materi teoritis seputar konsep, praktik, dan tantangan paradiplomasi. Materi akan disampaikan oleh kombinasi dosen HI UMM serta praktisi berpengalaman dari berbagai pemerintah daerah di Indonesia. Pendekatan ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan perspektif langsung dari pelaku yang terlibat dalam hubungan internasional daerah. Fokus utama pada semester pertama adalah memperkenalkan mahasiswa pada berbagai bentuk kerja sama internasional di tingkat lokal, mulai dari sister city hingga sister province. Bentuk kerja sama ini penting untuk memperkuat daya saing daerah, memperluas akses ke sumber daya global, sekaligus membangun citra positif di kancah internasional. Paradiplomasi juga dipandang sebagai strategi jitu bagi daerah untuk memaksimalkan potensi lokal, baik di sektor pariwisata, investasi, maupun pendidikan. “Paradiplomasi bukan hanya teori, tetapi praktik nyata untuk menggali potensi daerah melalui jejaring internasional. Mahasiswa harus mampu melihat bagaimana daerah bisa menjadi aktor penting dalam hubungan internasional,” tegas tim kurikulum saat memberikan arahan dalam kelas perdana. Pada semester genap, mahasiswa akan diarahkan pada penerapan praktis melalui simulasi, proyek lapangan, hingga keterlibatan langsung dalam program kerja sama pemerintah daerah dengan mitra internasional. Pendekatan ini sejalan dengan misi CoE untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam pemahaman akademik, tetapi juga siap menghadapi dunia profesional dengan keterampilan yang relevan. Kegiatan kelas perdana Batch 3 ditutup dengan penyampaian detail penugasan teknis oleh Mohd. Agoes Aufiya, M.A., M.Phil. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan kedisiplinan mahasiswa selama mengikuti program agar tujuan CoE dapat tercapai secara maksimal. Dengan dimulainya Batch 3, HI UMM semakin meneguhkan posisinya sebagai pelopor pengembangan kajian sekaligus praktik paradiplomasi di Indonesia. Program ini tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori, tetapi juga membuka ruang bagi mereka untuk menjadi pionir dalam mendorong diplomasi daerah yang lebih progresif, adaptif, dan berdampak luas di era globalisasi.

Jadwal Sidang Akhir dan Seminar Proposal Bulan September 2025

  Berikut adalah jadwal sidang dan seminar proposal untuk bulan September 2025 (Sidang untuk Pelaporan Yudisium Periode IV Tahun 2025). Mohon bagi mahasiswa yang terjadwal dapat mempersiapkan dirinya, dan membaca tata tertib ujian yang tertera pada menu Akademik – PKN & TA – Tugas Akhir – Tata Tertib Pelaksanaan Seminar Proposal dan Ujian Akhir.