Perjalanan ke Entikong

(Bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dalam Rangka Rencana Pengoperasian Terminal barang Internasional Entikong)

Oleh:

Rivatuzzakiyah Sukri (Mahasiswa HI Angkatan 2015)

( Lokasi: Pos Lintas Batas Negara Terpadu PLBNT Entikong)

Entikong sebuah Kecamatan yang terletak di Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat dan berbatasan langsung dengan Tebedu Malaysia. Awal mula inspirasi untuk menciptakan (Terminal barang Internasional) oleh Kementerian Perhubungan tidak lain adalah untuk memudahkan masyarakat yang berada di daerah perbatasan dan pemerintah sekitar malakukan proses Ekspor dan Impor. Akan tetapi menurut Bapak Risal sendiri selaku Direktur Perhubungan Darat lebih menekankan bagimana agar Indonesia jauh lebih unggul dalam hal Ekspor dibandingkan dengan negara tetangganya. dimana Entikong sendiri dan kawasan sekitarnya kaya akan kekayaan alam yang sangat melimpah seperti kelapa sawit, lada dan hasil perkebunan lainnya.

Sehingga nantinya diharapakan Entikong akan menjadi kawasan (Pertumbuhan Ekonomi Baru) bagi pemerintah. Dan memang tidak dapat dipungkiri bahwasanya Entikong dan beberapa daerah disekitarnya saat ini memang lagi gencar-gencarnya dalam tahap perbaikan dan pembangunan mulai dari perbaikan transportasi jalan dan sarana lainnya. 

Kunjungan saya disini bersama Bapak Kementerian Perhubungan, Mohamad Risal Wasal selaku Direktur Perhubungan Darat beserta Staf jajarannya dalam Rangka (Pengoperasian Terminal barang Internasional Entikong) yang saat itu juga dihadiri oleh  beberapa Kementerian Pertanian dan Bapak Camat dari Entikong sendiri guna membahas sejauh mana kesiapan Terminal Internasional tersebut untuk diresmikan.

Tidak hanya (Terminal barang Internasional). tepatnya di Sei Ambawang Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat juga dibangun (Terminal Lintas Batas Negara) TLBN yang sudah beroperasi beberapa tahun terakhir. Sewaktu saya tiba disana beberapa Bus ada disana untuk jurusan Malaysia dan Brunei Darussalam. (Terminal Lintas Batas Negara) TLBN ini juga memilki banyak fasilitas untuk masyarakat sehingga akan lebih memudahkan dan memberi rasa nyaman terhadap pengunjung.

Bapak kementerian juga mengatakan. bahwasanya generasi muda (Millenial) harus dan perlu tahu akan pentingnya hal semacam ini, karena generasi muda nantinya yang akan melanjutkan masa depan bangsa. berbakti tidak harus dari hal-hal besar memulai dari hal sekecil apapun itu asal bermanfaat untuk diri sendiri, dan orang lain maka akan jauh lebih berharga. Terimakasih

Shared: