Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memperluas jejaring kerja sama paradiplomasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Inisiatif ini merupakan realisasi visi UMM Pasti melalui Center of Excellence (CoE) Paradiplomasi HI UMM dalam menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Delegasi yang terdiri atas dosen struktural Prodi HI UMM dan Tim Task Force CoE Paradiplomasi disambut hangat oleh Sub-Dinas Kerja Sama Luar Negeri Pemkot Semarang. Secara informal, Pemkot Semarang menyepakati peran sebagai mitra strategis CoE Paradiplomasi HI UMM. Komitmen ini mencakup penyediaan data pendukung untuk riset mahasiswa, kesediaan menjadi lokasi Praktik Kerja Lapangan (PKL)/Magang bagi peserta Kelas Profesional Paradiplomasi, serta pelibatan aktif mahasiswa dalam menyumbang ide pengembangan kerja sama luar negeri Pemkot Semarang.
Kerja sama ini menciptakan sinergi mutualisme. Bagi Pemkot Semarang, kolaborasi ini menyediakan perspektif akademis dan wawasan global untuk kebijakan kerjasama internasionalnya. Sementara bagi Prodi HI UMM, kerja sama menjadi laboratorium praktis bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu paradiplomasi dan melakukan penelitian berbasis kebutuhan riil pemerintah daerah.
Kedua belah pihak berkomitmen segera menyusun Nota Kesepahaman (MoU) formal. “Kolaborasi ini memberi mahasiswa pengalaman langsung di paradiplomasi, sekaligus menyediakan ide segar dan dukungan riset bagi Pemkot,” tegas Haryo Prasodjo, M.A., selaku Direktur CoE Paradiplomasi HI UMM. Pihak Pemkot Semarang menyambut positif jembatan antara kebutuhan akademik dan program internasional mereka. Inisiatif ini semakin mengukuhkan CoE Paradiplomasi HI UMM sebagai pusat kajian hubungan internasional subnasional terkemuka di Indonesia, sekaligus merealisasikan kontribusi UMM bagi pembangunan daerah. (fal)