International Credit Transfer (ICT) merupakan salah satu program beasiswa yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia sebagai salah satu kesungguhan untuk menciptakan generasi muda yang unggul. Tahun ini, merupakan tahun kedua ICT diselenggarakan. Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tahun ini kembali berhasil mengamankan tiket beasiswa ICT. Muhammad Alfasa Sayabil dan Aviscenna Maulana Ar-Rasyid berkesempatan berbagi kesannya setelah secara resmi menjadi penerima beasiswa tersebut.

“Rasanya excited karena program ini bisa konversi 20 sks apalagi dapet kesempatan utk bisa ngerasain flow kuliah di luar negeri walaupun masih secara daring,” ungkap Alfasya dalam wawancara daring Sabtu (16/06)

Hal serupa juga diungkapkan oleh Aviscenna, “Saya merasa bahwa dengan diterimanya dalam program ICT ini cukup mengejutkan karena awalnya saya pesimistis untuk diterima. Namun hal tersebut tetap saya syukuri karena walau bagaimana pun ini adalah suatu kehormatan dan amanah untuk menjadi bagian dari salah satu program ini,” terangnya.

Meski program ini masih dilaksanakan secara daring karena belum usainya pandemi, Alfasya dan Aviscenna tetap dengan penuh semangat belajar dengan harapan program ini dapat menjadi batu loncatan untuk semakin mengembangkan diri, menambah wawasan dan pandangan, serta dapat menjadi motivasi bagi rekan-rekannya di Prodi HI UMM agar juga tetap terus mengasah kemampuannya. (Ind)