
Malang (2/11/22) – Dalam rangka untuk semakin memperluas wawasan Mahasiswa mengenai isu lingkungan dalam politik global, Laboratorium Kajian Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang menyelenggarakan kuliah tamu mengenai politik lingkungan global yang dengan tema “North-South Relation in Global Environment Politics” pada Rabu, 2 November 2022.
Kegiatan yang dihadiri oleh 323 peserta tersebut menghadirkan Manggala Ismanto, S. IP., M.A sebagai pembicara utama, dan dimoderatori oleh Hellatsani Widya Ramadhani, S. IP., M.A. Dalam perkuliahan tamu yang dijalankan secara daring melalui platform Zoom ini, Manggala Ismanto yang yang kajian risetnya berfokus pada antropologi dan lingkungan membuka pembahasannya dengan memaparkan tentang banyaknya isu lingkungan dalam ranah global yang dapat diselesaikan melalui hubungan politik antar negara. Mengingat peran yang sangat penting dari sebuah negara inilah yang membuat persoalan lingkungan hidup dapat diselesaikan.
Dalam pandangan Ismanto, selama sebagian negara masih menjadikan persoalan lingkungan hidup sebagai instrumen politik untuk menindas sebagain negara yang lain, maka penyelesaian masalah krisis lingkungan hidup akan sulit direalisasikan. Selain itu, Ismanto menambahkan bahwa penting bagi negara-negara untuk sama-sama berkomitmen dalam mengatasi persoalan lingkungan hidup. Sehingga kesadaran setiap individu terkait keberadaan krisis lingkungan global menjadi suatu hal yang penting. Mengingat sangat sulit jika hanya sebatas bergantung pada peran negara-negara. “Karena itu, penting bagi kita, selaku akademisi untuk sama-sama mengambil peran”, tutup kandidat doktor dari Universiteit van Amsterdam tersebut.
Antusiasme dari narasumber maupun peserta yang berfokus pada masalah politik lingkungan global ini dapat dirasakan pada saat acara berlangsung karena banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta yang menjadikan sesi tanya jawab kali ini sebagai diskusi antara narasumber dengan Mahasiswa HI UMM serta beberapa dosen tamu yang telah hadir untuk ikut memperdalam kuliah tamu tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Hafid Adim Pradana, M.A, selaku Kepala Laboratorium HI UMM memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya kuliah tamu yang merupakan rangkaian awal dari kegiatan praktikum politik lingkungan. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan semangat kepada mahasiswa HI UMM sebelum menjalankan praktikum turun lapang di mata kuliah Politik Lingkungan. “Kedepannya Laboratorium HI akan kembali mengadakan kegiatan yang mengharuskan mahasiswa HI UMM untuk turut serta dalam aksi turun lapang langsung,” pungkas dosen yang memiliki peminatan riset pada politik internasional tersebut. (yoga)