KAPAL GARDEN UMM – Pusat Studi Kewilayahan, Kependudukan dan Penanggulangan Bencana (Puska PB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan acara Kajian Interdisipliner Regional Studies bertajuk “Menuju Indonesia Produktif 2023” pada hari Sabtu, 29 Juli 2023. Acara ini berhasil menarik perhatian akademisi dan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor 1 UMM, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si.

Salah satu momen puncak dalam acara tersebut adalah pemaparan materi yang disampaikan oleh Hafid Adim Pradana, M.A., Kepala Laboratorium Prodi Hubungan Internasional (HI) UMM, yang juga menjabat sebagai Direktur RePORT (Renaissance Political Research and Studies). Dalam pemaparannya yang berjudul “Studi Kewilayahan? Antara Orientasi Kuasa dan Visi Kemanusiaan,” Hafid Adim mampu menggugah perhatian hadirin dengan analisisnya yang mendalam.

Dalam pemaparannya, Hafid Adim menyentuh isu sejarah studi kewilayahan yang berakar dari daratan biru Eropa dengan tujuan pengembangan ilmu pengetahuan terkait kajian geografis dalam perspektif sosial dan lainnya di wilayah-wilayah di luar Eropa. Namun, dengan tajamnya, ia menyoroti bagaimana dalam perkembangannya, studi kewilayahan ini malah digunakan sebagai alat untuk mendukung kolonialisme oleh bangsa Eropa.

“Dalam perkembangannya, studi kewilayahan bukan hanya menjadi instrumen penunjang kolonialisme bangsa Eropa, tetapi juga meninggalkan bayang-bayang dominasi dalam pemikiran dan penelitian tentang wilayah lain,” ujar Hafid Adim.

Di akhir paparannya, Hafid Adim dengan tegas mencoba mengembalikan visi awal dari studi kewilayahan, yaitu sebagai instrumen antisipasi dan penanggulangan bencana serta pemberdayaan kemanusiaan. Ia mengajak para peserta untuk lebih peka terhadap isu-isu global dan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat.

Acara Kajian Interdisipliner Regional Studies ini menjadi sarana bagi para akademisi dan mahasiswa untuk menggali pemahaman yang lebih mendalam tentang berbagai disiplin ilmu dan bagaimana interdisipliner dapat membawa dampak positif bagi Indonesia sebagai bangsa yang produktif.

Puska PB UMM berharap melalui acara semacam ini, para peserta dapat terus terinspirasi untuk menciptakan solusi-solusi inovatif yang berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan kemanusiaan secara luas. (MFA)