Kunjungan ke Pemkot Surabaya, Mahasiswa CoE HI UMM Praktik Rumuskan Kerja Sama Internasional Daerah

Mahasiswa Center of Excellence (CoE) Kelas Profesional Paradiplomasi Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan kunjungan ke Kantor Pemerintah Kota Surabaya pada Kamis (5/12). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pelatihan teknis paradiplomasi. Sebelumnya, Pemkot Surabaya telah menugaskan mahasiswa HI UMM untuk menyusun draft kerja sama internasional daerah, sehingga kunjungan kali ini juga untuk mengulas draft tersebut. Kepala Laboratorium HI UMM, Hafid Adim Pradana, mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan sarana pengenalan prosedur birokrasi kerja sama internasional kepada mahasiswa. “Substansi kunjungan ini ialah memperkenalkan secara langsung praktik penyusunan kerja sama luar negeri oleh pemerintah daerah, terutama Pemerintah Kota Surabaya yang memiliki banyak pengalaman di bidang kerja sama luar negeri,” papar Adim. Salah satu agenda menarik dalam kunjungan tersebut ialah roleplaying yang dilakukan oleh mahasiswa. Para mahasiswa berperan sebagai perwakilan pemerintah daerah yang akan menjalin kerja sama dengan berbagai kota di dunia, antara lain: Seattle, Amerika Serikat; Parramatta, Australia; Busan, Korea Selatan; Sharjah, Uni Emirat Arab; dan Mombasa, Kenya. Selanjutnya, mahasiswa mempresentasikan rumusan draft kerja sama internasional daerah mulai dari rencana aksi lima tahun, preambul, teknis pembiayaan, aktor-aktor yang terlibat, serta rancangan Memorandum of Understanding (MoU) untuk kepentingan Sister City. Dalam kegiatan roleplaying tersebut, mahasiswa tidak hanya sekadar mempresentasikan draft kerja sama, melainkan juga mendapatkan masukan dan arahan langsung dari pejabat Pemkot Surabaya. “Kami ingin mahasiswa tidak sekadar memahami teori, namun juga mampu mengaplikasikannya dalam konteks praktis. Menurut saya, agenda tersebut merupakan dua jam yang sangat berharga, banyak sekali umpan balik yang konstruktif kepada para mahasiswa,” ujar Adim. Menurutnya, kegiatan ini akan memberikan bekal kompetensi yang sangat berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika hubungan internasional yang semakin kompleks. Salah seorang mahasiswa yang terlibat, Farisa Nur Amri, mengungkapkan pengalamannya. “Kami merasa sangat terbantu dengan kesempatan ini. Kami bisa langsung melihat bagaimana draft kerja sama yang kami susun dinilai dan dikoreksi oleh praktisi pemerintahan,” ujarnya. Kunjungan ke Kantor Pemerintah Kota Surabaya ini bukan sekadar kunjungan seremonial simbolik, melainkan menjadi laboratorium langsung bagi mahasiswa untuk memahami kompleksitas kerja sama internasional daerah. Mereka diperkenalkan pada mekanisme pelayanan publik serta dinamika birokrasi pemerintahan yang sesungguhnya. (fal)