Mahasiswa HI UMM Lolos Program Learning Express Kolaborasi dengan Mahasiswa Polytechnic Singapore

Program Studi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (HI UMM) tidak pernah berhenti dalam memberikan kesempatan mahasiswanya dalam berkarya dan berprestasi. Dua Mahasiswa Prodi HI UMM dinyatakan lolos dalam program Learning Express (LEx) hasil kemitraan antara UMM dan Singapore Polytechnic. LEx adalah program internasional yang diadakan selama 12 hari, yaitu pada 30 September hingga 11 Oktober 2024, di mana mahasiswa akan dibekali dengan pola pikir design thinking dalam konteks inovasi sosial. Program ini akan diselenggarakan di Malang.  Adinda Aisyah Angkatan 21 & Bimo Suryo Angkatan 22 akan menjalankan project bersama pelajar dari Singapore Polytechnic (SP). Nantinya mereka akan bermobilisasi ke salah satu desa di Malang. Kerja sama antara UMM dan Singapore Polytechnic tentunya sudah ada sejak tahun 2014. Melalui LEX nantinya awardees akan berkolaborasi bersama mahasiswa dari Singapura untuk menggali inovasi baru serta menyelesaikan masalah.  Seperti pada umunya, Adinda dan Bimo harus menempuh berbagai proses seleksi dalam penerimaan program ini, mulai dari menyiapkan berbagai berkas yang diperlukan kemudian interview session dengan menggunakan bahasa inggris bersama pihak penyelenggara program.  Sebagai Mahasiswa Hubungan Internasional, mereka tentunya bermotivasi tinggi untuk memperluas international exposure, terutama dalam program LEX ini. “Menurut saya, belajar bukan hanya untuk mendapatkan informasi atau pengetahuan baru, tetapi juga untuk belajar perspektif baru. Program ini menjadi kesempatan untuk saya bisa melihat gambaran lebih luas atau sudut pandang lain dari suatu hal.”, terang Adinda.  Sama hal nya dengan Bimo, memperluas relasi mancanegara juga menjadi motivasi besar dalam mengikuti program LEX ini.  “Mempunyai teman luar negeri adalah langkah pertama untuk bisa berkontribusi dengan orang luar dan bisa bertukar pengalaman dengan teman-teman dari Singapura. Aku juga melihat LEX sebagai wadah yang tepat buat aku untuk mengembangkan diri dan mempertajam soft-skill.”, pungkas Bimo. Melalui program ini, Adinda dan Bimo bisa turut serta dalam memotivasi teman-teman HI lainnya untuk bisa ikut program internasional seperti pertukaran pelajar, Beasiswa luar negeri, dan lain-lain. Hal ini menyadarkan bahwa semua orang punya kesempatan dalam meraih apa yang dicita-citakan dan mari untuk terus membawa dampak positif kepada dunia. (ist/han)