Infitahul Khoir, Mahasiswi HI UMM yang Dirikan Lembaga Dampingi Pelajar Raih Beasiswa

Berbekal segudang prestasi dan beasiswa yang diraihnya, mahasiswi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (HI UMM), Infitahul Khoir, tergerak untuk mendirikan lembaga penyedia layanan jasa mentorship bagi anak muda yang ingin meraih beasiswa, yakni Sherpa Academy. Lembaga ini menyediakan pembekalan secara komprehensif bagi para pejuang beasiswa, mulai dari pengembangan kapasitas diri dan pengetahuan, keterampilan teknis, hingga pembentukan karakter. “Sherpa Academy hadir sebagai solusi konkret atas permasalahan yang dialami pelajar maupun mahasiswa. Sherpa Academy tidak hanya memberikan mentoring beasiswa, namun juga memberikan pembekalan yang komprehensif terhadap para pejuang beasiswa,” ungkap mahasiswa yang akrab disapa Fita ini. Berkat kiprah yang dilakukan Fita dan rekan-rekannya, Sherpa Academy pada Juli 2023 menjuarai Expo Inovasi Kewirausahaan Mahasiswa. Namun, hal itu bukan satu-satunya pencapaian yang diraih FIta. Dalam perjalanannya, Fita juga menyimpan segudang prestasi baik akademik ataupun nonakademik. Mahasiswi angkatan 2021 ini merupakan salah satu penerima BSI Scholarship, beasiswa Common Speak, hingga beasiswa School of Diplomacy by Sakola Kita Chapter Manila. Tak berhenti di situ, di tingkat universitas, Fita menyabet juara 1 lomba tartil, juara 2 lomba tilawah, juara 1 kompetisi MC formal, juara 2 lomba daiyah hingga runner up 2 ajang Putra Putri Kampus UMM. Sementara di tingkat fakultas (FISIP UMM), Fita meraih juara 1 lomba tartil, juara 1 lomba esai, dan juara 2 lomba debat. Di balik prestasi yang membanggakan, bukan berarti tidak ada halangan ataupun rintangan yang dihadapi olehnya. Fita menganggap proses pendewasaan diri merupakan hal yang tidak mudah dan sangat rumit. Akan tetapi, ia tidak menyerah dengan keadaan dan berhasil melewatinya. Fita berprinsip bahwa baik pelajar maupun mahasiswa tak boleh ragu dan bingung untuk mengeluarkan potensi dirinya. “Keluarkan semua potensi yang ada pada diri, jangan sampai terlambat untuk mengenali lalu berujung menyesali apa yang telah terlewatkan, pungkasnya. (fal/han)