Ciptakan Kegembiraan dalam Belajar HI, Laboratorium HI UMM Adakan Festival Budaya Atmospheral

Malang (15/07/2023) – Menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman dan menggembirakan merupakan kewajiban setiap institusi pendidikan. Untuk itu diperlukan kreatifitas agar suasana pembelajaran tidak selalu monoton dan membosankan. Terlebih jika materi-materi yang disajikan cukup banyak. Sebagai upaya mewujudkan kondisi pembelajaran yang menyenangkan, Laboratorium Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (Lab HI UMM) menyelenggarakan kegiatan praktikum mata kuliah Kajian Kawasan dalam HI pada Sabtu, 15 Juli 2023. Bekerja sama dengan dengan Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI), kegiatan praktikum yang bertempat di Sengkaling Kuliner tersebut mengambil nama Atmospheral dengan tema “Cultural Across the Regions”. Selain menciptakan suasana belajar yang menggembirakan, praktikum yang diikuti oleh 352 mahasiswa Angkatan 2021 program Studi (Prodi) HI UMM ini juga bertujuan untuk mewadahi kreatifitas mahasiswa dalam bentuk pengenalan budaya, pemerintahan, dan dinamika hubungan antar negara-negara di dalam maupun luar kawasan. Kegiatan praktikum Kajian Kawasan dalam HI mengusung konsep festival budaya melalui pengadaan pameran secara outdoor dan diperindah dengan adanya dekorasi tempat yang memeriahkan keberlangsungan acara. Adapun pameran yang dilaksanakan meliputi inovasi, kreasi, dan seni yang dipertunjukkan oleh mahasiswa berupa pertunjukan booth masing-masing negara, fashion show, band, tari kreasi, solo vocal, dan demonstrasi chanoyu  yang keseluruhannya menampilkan ciri khas dari setiap kawasan di seluruh dunia. Rangkaian kegiatan Atmospheral dimulai pada pukul 08.00 WIB dan ditutup dengan malam puncak pada pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan FISIP UMM, Ketua Prodi, Kepala Lab, para dosen, dan seluruh mahasiswa HI UMM. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh masyarakat umum di luar mahasiswa HI UMM karena sifatnya yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini dibuka oleh Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si selaku Dekan FISIP UMM dan Dr. Dyah Estu Kurniawati, S.Sos., M.Si. selaku Kepala Prodi HI UMM. Dalam sesi pembukaan acara, Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si. menyatakan bahwa sangat penting bagi mahasiswa HI UMM untuk mengembangkan pengetahuan serta kemampuan dalam bernegosiasi sebagai modal utama dalam merespon berbagai tantangan zaman. “Mahasiswa harus selalu siap dalam menghadapi era yang sudah dipenuhi oleh kecerdasan buatan dan banyaknya persaingan antara generasi produktif yang akan semakin meningkat di beberapa tahun mendatang”, ujar Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si. sembari memberi semangat kepada para peserta praktikum. Setelah resmi dibuka oleh Dekan FISIP UMM, acara dilanjutkan dengan Talkshow yang diisi oleh Devita Prinanda, M.Hub.Int. selaku pembawa acara, serta para pembicara yang terdiri dari Dra. Cicilia Tantri Suryowati, M.Pd dari Unitomo, Dr. Ario Bimo Utomo dari UPN “Veteran” Surabaya, dan Mohd. Agoes Aufiya, M.Phil. Berbicara mengenai perbandingan dinamika politik di setiap Kawasan, ketiga pembicara sama-sama bersepakat bahwa setiap kawasan mempunyai perbedaan pola relasi antar negara yang terdapat didalamnya. Hal ini tentunya tidak bisa dilepaskan dari beragamnya identitas yang dimiliki oleh setiap negara. Sesi berikutnya diisi oleh presentasi dan penampilan dari berbagai kelompok mahasiswa yang merepresentasikan 8 Kawasan yang terdiri dari kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Timur, Timur, Tengah, Eropa, Australia dan Pasifik, Afrika, dan Amerika Latin. Salah satu hal unik dalam kegiatan ini ialah adanya demonstrasi Chanoyu yang dipandu oleh  Dra. Cicilia Tantri Suryowati, M.Pd. Asia Timur. Chanoyu merupakan upacara minum teh khas negara Jepang. Suasana menjadi semakin meriah manakala seluruh peserta dan tamu undangan berantusias dalam mengikuti serangkaian kegiatan, Penampilan yang disajikan oleh peserta berhasil memukau seluruh penonton dengan tampilannya yang unik dan menarik. Hafid Adim Pradana, M.A, selaku Kepala Laboratorium HI UMM memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya kegiatan pameran budaya ini. Dengan diadakannya Atmospheral bertemakan “Cultural Across the Regions” diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa HI UMM dan generasi muda untuk selalu memperhatikan keberagaman budaya dari masing-masing kawasan diseluruh dunia. Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan mampu untuk melatih inovasi, kreatifitas, dan kerjasama mahasiswa HI UMM. “Saya berharap praktikum mata kuliah Kajian Kawasan dalam HI yang mewujud dalam bentuk Festival Budaya ini kedepannya terus rutin terlaksana dan dapat meningkatkan antusiasme mahasiswa untuk semakin memperdalam pengetahuan mereka tentang HI”, ujar dosen yang juga memiliki peminatan riset mengenai politik negara-negara di Kawasan Eropa tersebut. (Amartya)

Ciptakan Kegembiraan dalam Belajar HI, Laboratorium HI UMM Adakan Festival Budaya Atmospheral

Malang (15/07/2023) – Menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman dan menggembirakan merupakan kewajiban setiap institusi pendidikan. Untuk itu diperlukan kreatifitas agar suasana pembelajaran tidak selalu monoton dan membosankan. Terlebih jika materi-materi yang disajikan cukup banyak. Sebagai upaya mewujudkan kondisi pembelajaran yang menyenangkan, Laboratorium Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (Lab HI UMM) menyelenggarakan kegiatan praktikum mata kuliah Kajian Kawasan dalam HI pada Sabtu, 15 Juli 2023. Bekerja sama dengan dengan Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI), kegiatan praktikum yang bertempat di Sengkaling Kuliner tersebut mengambil nama Atmospheral dengan tema “Cultural Across the Regions”. Selain menciptakan suasana belajar yang menggembirakan, praktikum yang diikuti oleh 352 mahasiswa Angkatan 2021 program Studi (Prodi) HI UMM ini juga bertujuan untuk mewadahi kreatifitas mahasiswa dalam bentuk pengenalan budaya, pemerintahan, dan dinamika hubungan antar negara-negara di dalam maupun luar kawasan. Kegiatan praktikum Kajian Kawasan dalam HI mengusung konsep festival budaya melalui pengadaan pameran secara outdoor dan diperindah dengan adanya dekorasi tempat yang memeriahkan keberlangsungan acara. Adapun pameran yang dilaksanakan meliputi inovasi, kreasi, dan seni yang dipertunjukkan oleh mahasiswa berupa pertunjukan booth masing-masing negara, fashion show, band, tari kreasi, solo vocal, dan demonstrasi chanoyu  yang keseluruhannya menampilkan ciri khas dari setiap kawasan di seluruh dunia. Rangkaian kegiatan Atmospheral dimulai pada pukul 08.00 WIB dan ditutup dengan malam puncak pada pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan FISIP UMM, Ketua Prodi, Kepala Lab, para dosen, dan seluruh mahasiswa HI UMM. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh masyarakat umum di luar mahasiswa HI UMM karena sifatnya yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini dibuka oleh Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si selaku Dekan FISIP UMM dan Dr. Dyah Estu Kurniawati, S.Sos., M.Si. selaku Kepala Prodi HI UMM. Dalam sesi pembukaan acara, Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si. menyatakan bahwa sangat penting bagi mahasiswa HI UMM untuk mengembangkan pengetahuan serta kemampuan dalam bernegosiasi sebagai modal utama dalam merespon berbagai tantangan zaman. “Mahasiswa harus selalu siap dalam menghadapi era yang sudah dipenuhi oleh kecerdasan buatan dan banyaknya persaingan antara generasi produktif yang akan semakin meningkat di beberapa tahun mendatang”, ujar Prof. Dr. Muslimin Machmud, M.Si. sembari memberi semangat kepada para peserta praktikum. Setelah resmi dibuka oleh Dekan FISIP UMM, acara dilanjutkan dengan Talkshow yang diisi oleh Devita Prinanda, M.Hub.Int. selaku pembawa acara, serta para pembicara yang terdiri dari Dra. Cicilia Tantri Suryowati, M.Pd dari Unitomo, Dr. Ario Bimo Utomo dari UPN “Veteran” Surabaya, dan Mohd. Agoes Aufiya, M.Phil. Berbicara mengenai perbandingan dinamika politik di setiap Kawasan, ketiga pembicara sama-sama bersepakat bahwa setiap kawasan mempunyai perbedaan pola relasi antar negara yang terdapat didalamnya. Hal ini tentunya tidak bisa dilepaskan dari beragamnya identitas yang dimiliki oleh setiap negara. Sesi berikutnya diisi oleh presentasi dan penampilan dari berbagai kelompok mahasiswa yang merepresentasikan 8 Kawasan yang terdiri dari kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Timur, Timur, Tengah, Eropa, Australia dan Pasifik, Afrika, dan Amerika Latin. Salah satu hal unik dalam kegiatan ini ialah adanya demonstrasi Chanoyu yang dipandu oleh  Dra. Cicilia Tantri Suryowati, M.Pd. Asia Timur. Chanoyu merupakan upacara minum teh khas negara Jepang. Suasana menjadi semakin meriah manakala seluruh peserta dan tamu undangan berantusias dalam mengikuti serangkaian kegiatan, Penampilan yang disajikan oleh peserta berhasil memukau seluruh penonton dengan tampilannya yang unik dan menarik. Hafid Adim Pradana, M.A, selaku Kepala Laboratorium HI UMM memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya kegiatan pameran budaya ini. Dengan diadakannya Atmospheral bertemakan “Cultural Across the Regions” diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa HI UMM dan generasi muda untuk selalu memperhatikan keberagaman budaya dari masing-masing kawasan diseluruh dunia. Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan mampu untuk melatih inovasi, kreatifitas, dan kerjasama mahasiswa HI UMM. “Saya berharap praktikum mata kuliah Kajian Kawasan dalam HI yang mewujud dalam bentuk Festival Budaya ini kedepannya terus rutin terlaksana dan dapat meningkatkan antusiasme mahasiswa untuk semakin memperdalam pengetahuan mereka tentang HI”, ujar dosen yang juga memiliki peminatan riset mengenai politik negara-negara di Kawasan Eropa tersebut. (Amartya)