TAIWAN ACADEMIC EXCHANGE: Belajar Politik Asia Tenggara Sembari Mendalami Kultur Lokal Taiwan

TAIWAN ACADEMIC EXCHANGE: Belajar Politik Asia Tenggara Sembari Mendalami Kultur Lokal Taiwan Dalam rangka menjalankan misi menjadi program studi yang unggul dan berintegrasi tinggi sesuai dengan mutu dan standar pendidikan bertaraf internasional, Program Studi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang melakukan kunjungan ke negeri Formosa, tepatnya ke Wenzao Ursuline University yang terletak di Kota Kaohshiung. Tiga orang mahasiswa Prodi HI UMM, didampingi oleh Ibu Shannaz Mutiara Deniar selaku Dosen, banyak menjalankan kegiatan akademik sembari melakukan tur budaya di Kota Kaohshiung. Kegiatan mahasiwa Prodi HI di Wenzao Ursuline University, tepatnya di bawah Department of Southeast Asia Studies sebagian besar berkutat pada aspek kebudayaan dan politik. Dalam aspek kebudayaan, mahasiswa Prodi HI yang terdiri dari tiga orang mahasiswi angkatan 2021, yakni Zalsa Citra Vanda Gisela, Kevin Adhela Hakim, dan Tika Putri Angeli, melakukan interaksi secara langsung dengan mahasiswa lokal di kelas Bahasa Indonesia. Diketahui, para mahasiswa di Departemen Studi Asia Tenggara diwajibkan untuk memilih salah satu kelas bahasa yang dipakai oleh masyarakat di Kawasan Asia Tenggara, yakni Bahasa Indonesia, Thailand, dan Vietman. Sebagian besar mahasiswa lokal yang tergabung ke dalam Kelas Bahasa Indonesia telah cukup mahir berbahasa Indonesia. Mahasiswi Prodi HI yang bergabung dalam kelas Bahasa Indonesia di Wenzao Ursuline University turut berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran, yakni, membantu memperdalam pemahaman yang lebih mendalam melalui percakapan menggunakan Bahasa Indonesia. Tak hanya kelas Bahasa Indonesia, mahasiswa Prodi HI UMM yang melakukan kunjungan ke Taiwan juga mengikuti kelas mengenai Politik di Kawasan Asia Tenggara yang diajar oleh Profesor Samuel C. Y. Ku, Ph.D. yang merupakan Profesor ahli dalam kajian Kawasan Asia Tenggara di Taiwan. Untuk mendalami kultur di Taiwan, Para mahasiswi HI bersama dengan Ibu Shannaz juga mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Kota Kaohshiung seperti pabrik gula tertua di Kaohshiung, desa militer, hingga Komunitas asli yang mendiami Taiwan, yakni komunitas Hakka. Selain itu, para mahasiwa Prodi HI juga menjalani program pengabdian masyarakat bersama dengan mahasiswa dari Wenzao Ursuline University dengan mengadakan bazaar untuk memperkenalkan budaya dan kehidupan Indonesia.(qsj)