Usia 13 Tahun, Prodi HI UMM Dituntut Pertahankan Akreditasi A

Sabtu, 12 Mei 2018 05:55 WIB  

Jajaran dosen Prodi HI UMM berfoto bersama pada ajang IR Fest 2018

Tahun 2018, Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI) FISIP UMM menapaki usia ketiga belas. Berdiri sejak tahun 2005, Prodi HI UMM telah menyandang predikat Terakreditasi A sejak tahun 2013. Tahun ini, Prodi HI UMM kembali mengajukan reakreditasi ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Karena itu, usia ketiga belas ini sekaligus menjadi tahun yang sangat penting bagi eksistensi Prodi HI UMM.

Dekan FISIP, Dr. Rinikso Kartono, M.Si. menegaskan bahwa angka tiga belas sering kali diasosiasikan sebagai angka yang mistis. Karena itu, pada usianya yang ketiga belas, menurutnya, Prodi HI UMM menghadapi masa-masa yang genting. “Apakah berhasil melawati usia ketiga belas dengan baik melalui pencapaian mempertahankan akreditasi A atau tidak. Jika berhasil, tentu tantangan-tantangan ke depan akan mudah dapat dilalui,” pungkasnya saat membuka International Relations Festival (IR Fest) 2018 di Lapangan CIBBM UMM (11/5).

Di hadapan sekitar 200 mahasiswa dan dosen HI, Rinikso menegaskan bahwa tantangan ke depan adalah bagaimana menjadikan mahasiswa maupun dosen Prodi HI UMM memiliki keunggulan dan pencapaian di berbagai bidang. Keunggulan dan pencapaian tersebut selanjutnya menjadi bukti eksistensi Prodi HI UMM di kancah nasional hingga internasional.

Sementara itu, Ketua Prodi HI UMM M. Syaprin Zahidi, MA berharap bahwa IR Fest dapat menjadi momentum untuk memaknai perjalanan Prodi HI dari masa ke masa. IR Fest menjadi ajang kreativitas bagi seluruh mahasiswa Prodi HI, yang diharapkan dapat menumbuhkan dan mengembangkan rasa memiliki dan kecintaan terhadap HI UMM.

Selain itu, pihaknya berharap, bahwa ke depan ajang IR Fest dapat dikembangkan menjadi festival yang melibatkan masyarakat internasional, khususnya dari negara-negara ASEAN. Sehingga, nuansa internasional yang sesungguhnya terasa. “Semoga IR Fest ke depan benar-benar menjadi IR Fest yang sesungguhnya dengan keterlibatan berbagai masyarakat dari berbagai negara,” harapnya.

IR Fest sendiri merupakan kegiatan rutin tahun yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) UMM  sebagai rangkaian dari peringatan ulang tahun Prodi HI UMM. Dengan mengusung tema Social Cultural Rapturous Art and Efflorescent Music (Socrates), IR Fest dimeriahkan dengan pertunjukan kreativitas enam kelas mahasiswa HI angkatan 2017. Selain itu, IR Fest juga menampilkan berbagai tarian, band, kampanye global warming, hingga pemberian penghargaan pada mahasiswa dan alumni inspiratif dan berprestasi. (nk)

Shared: