K3TT Bedah Film Valley of The Wolves: Palestine

Jum'at, 23 November 2018 15:11 WIB

Bertempat di ruang 611 (ruang rapat FISIP) (15/10), Komunitas Kajian Kawasan Timur Tengah (K3TT) kembali mengadakan kegiatan, kegiatan pada kali ini adalah gelar diskusi bedah filmValley of The Wolves: Palestine oleh Haryo Prasodjo, S.IP., M.A. (Staff dosen Hubungan Internasional UMM), pada gelar bedah film tersebut dihadiri sebanyak 40 peserta, peserta tidak hanya dari kalangan mahasiswa HI UMM saja, namun juga berasal dari mahasiswa prodi lain.

Gain selaku moderator pada acaca gelar diskusi bedah film tersebut membuka acara tersebut dengan mengajak peserta diskusi bedah film untuk menonton film Valley of The Wolves: Palestine bersama-sama terlebih dahulu, film tersebut berlangsung selama kurang lebih 1 jam 45 menit.

Setelah nonton bareng film tersebut selesai, Haryo Prasodjo sekaligus pembedah film tersebut menyampaikan bahwa film Valley of The Wolves: Palestinemengisahkan tentang permulaan film tersebut dibuat karena untuk merespon pemblokadean bantuan oleh Zionis Israel terhadap kapal Mavi Marmara, yaitu kapal kemanusiaan untuk Palestina, dan kapal tersebut mengangkut juga 8 orang berkebangsaan Turki, namun dalam film tersebut diawali dengan tontonan  pembunuhan di atas kapal Mavi Marmara yang menyebabkan tewasnya aktivis kemanusiaan dari Turki yang ditembak oleh prajurit Israel, atas pembunuhan tersebut, pemerintahan Turki mengirimkan pasukan khusunya untuk balas dendam kepada pembunuh aktivis kemanusiaan dari Turki ke Palestina dan Israel.

Lebih lanjut, Haryo Prasodjo membedah lebih dalam dan mengajak para peserta untuk kritis tentang tiap scene dalam film tersebut. “Pada film tersebut kita lihat beberapa kendaraan milik asing seperti merk Toyota, Mitsubishi dll menjadi perlengkapan dalam film tersebut, mari kita pikirkan kembali apa kepentingan negara lain terhadap film tersebut seperti Jepang dan juga mari kita mengupas tentang kepentingan pemerintah Turki dalam membuat film tersebut, tentunya ini akan menjadi bagi bahan penelitian teman-teman khusunya mahasiswa Hubungan Internasional”.

Sementara itu Gain Alba selaku moderator sedikit menambahkan tentang sejarah zionis Israel melakukan penjajahan terhadap Palestina sampai kepada tentang perbedaan Yahudi Zionis dengan Yahudi sipil biasa (tidak terlibat dalam agenda penjajahan Israel).

Setelah acara usai, secera terpisah, Hafid Adim selaku pembina Komunitas Kajian Kawasan Timur Tengah menyampaikan kepada peserta diskusi bedah film bahwa kegiatan Komunitas Kajian Kawasan Timur Tengah akan berlangsung tiap 2 minggu sekali.

Shared: